Umur Cuma 45 Hari, Game Highguard Tutup Permanen Maret 2026
- Istimewa
- Wildlight Entertainment resmi menghentikan layanan Highguard hanya 45 hari setelah rilis.
- Server game akan mati total pada 12 Maret 2026 karena kegagalan membangun basis pemain.
- Tencent menghentikan dukungan pendanaan yang memicu PHK massal di tim pengembang.
Industri game global kembali menerima kabar mengejutkan mengenai fenomena Highguard tutup permanen. Game bergenre live service shooter ini harus mengakhiri perjalanannya hanya dalam waktu 45 hari setelah rilis resmi.
Wildlight Entertainment selaku pengembang mengumumkan keputusan pahit ini melalui platform media sosial mereka. Padahal, studio ini diperkuat oleh deretan mantan pengembang game populer Apex Legends yang sangat berpengalaman.
Kabar ini menjadi sinyal keras betapa ketatnya persaingan genre team-based shooter saat ini. Meskipun sempat mendapat perhatian, Highguard tutup permanen menjadi kenyataan pahit bagi para penggemar setianya.
Penyebab Utama Highguard Tutup Permanen
Keputusan untuk menutup server muncul setelah tim pengembang mengevaluasi jumlah pemain aktif yang terus merosot. Wildlight mengakui bahwa mereka gagal membangun basis komunitas yang cukup kuat untuk menjaga operasional game.
Awalnya, Highguard mencatatkan angka yang cukup menjanjikan dengan total 2 juta pemain lintas platform. Di Steam, game ini bahkan meraih puncak 97 ribu pemain bersamaan saat hari peluncuran.
Namun, momentum tersebut hilang seketika akibat banjir ulasan negatif di kolom komentar Steam. Banyak pemain meninggalkan ulasan buruk bahkan sebelum mereka berhasil menyelesaikan tahap tutorial dasar.
Krisis Pendanaan dan Peran Tencent
Kondisi finansial menjadi faktor penentu di balik keputusan Highguard tutup permanen bulan depan. Laporan internal mengungkapkan bahwa Tencent telah menghentikan dukungan pendanaan untuk proyek ambisius milik Wildlight Entertainment ini.
Tanpa suntikan dana dari Tencent, studio tidak mampu menutupi biaya pemeliharaan server dan pengembangan konten baru. Dampaknya, sebagian besar tim pengembang terpaksa dirumahkan hanya dua minggu pasca perilisan game.
Sebagai game free-to-play, Highguard sangat mengandalkan penjualan item kosmetik dan battle pass. Ketika jumlah pemain tidak mencapai target, siklus ekonomi internal game tersebut langsung lumpuh total.
Pelajaran Penting bagi Industri Game
Fenomena Highguard tutup permanen menjadi peringatan bagi pengembang lain yang ingin terjun ke pasar live service. Kualitas gameplay saja tidak cukup tanpa strategi retensi pemain yang solid dan dukungan finansial yang stabil.