Bukan Embrio, Tapi Kristal! Ilmuwan Kaget Temukan Isi Telur Dinosaurus Ini

Bukan Embrio, Tapi Kristal! Ilmuwan Kaget Temukan Isi Telur Dinosaurus Ini
Sumber :
  • Science Alert

Hasilnya jelas: struktur pori, lapisan kalsium, dan pola pertumbuhan cangkang sesuai dengan karakteristik telur dinosaurus herbivora atau omnivora dari kelompok Ornithischia atau Sauropoda.

SoundSip: Cangkir Teh Pintar yang Mendorong Fokus, Bukan Notifikasi

Berdasarkan ciri morfologis uniknya, telur ini kemudian diklasifikasikan sebagai spesies oospecies (spesies telur) baru dengan nama ilmiah Shixingoolithus qianshanensis gabungan dari nama daerah penemuan dan ciri geologisnya.

“Ini bukan hanya soal isinya yang unik, tapi cangkangnya sendiri merepresentasikan jenis telur yang belum pernah dikenal,” jelas Dr. Li Wei, salah satu peneliti utama dalam studi tersebut.

Cepat Klaim! Kode Redeem FF 11 Januari 2026: Item Gratis Menanti

Bagaimana Kristal Bisa Terbentuk di Dalam Telur Dinosaurus?

Proses pembentukan kristal ini adalah kisah transformasi geologis yang berlangsung selama puluhan juta tahun.

Segera Klaim Kode Redeem FC Mobile 11 Januari: Gems & Legends

Langkah-langkah pembentukannya diperkirakan sebagai berikut:

  • Embrio mati dan membusuk – Setelah telur gagal menetas, embrio di dalamnya membusuk dan meninggalkan rongga kosong.
  • Air tanah meresap – Selama ribuan hingga jutaan tahun, air tanah yang kaya akan mineral (terutama kalsium karbonat) merembes masuk melalui pori-pori mikroskopis dan retakan halus di cangkang.
  • Presipitasi mineral – Di dalam ruang tertutup, larutan mineral perlahan mengendap di dinding rongga, membentuk lapisan kalsit yang tumbuh secara bertahap.
  • Kristalisasi sempurna – Dalam kondisi stabil dan bebas gangguan selama jutaan tahun, kristal tumbuh menjadi struktur heksagonal yang transparan dan berkilau mirip dengan geode yang terbentuk di rongga batuan vulkanik.

Proses ini biasanya terjadi pada batuan, bukan pada benda organik seperti telur. Inilah yang menjadikan temuan ini begitu langka.

Kristal Bukan Sekadar Indah Tapi Arsip Iklim Purba

Bagi ilmuwan, kristal kalsit bukan hanya hiasan alami. Komposisi kimianya menyimpan jejak isotop oksigen, karbon, dan elemen jejak yang mencerminkan:

  • Suhu rata-rata saat air tanah meresap
  • Keasaman (pH) tanah purba
  • Komposisi atmosfer dan curah hujan pada akhir Zaman Kapur

“Dengan menganalisis rasio isotop dalam kristal, kami bisa merekonstruksi kondisi lingkungan lokal 70 juta tahun lalu sesuatu yang tidak mungkin didapat hanya dari cangkang telur biasa,” jelas ahli geokimia dari Universitas Nanjing yang terlibat dalam penelitian.

Dengan kata lain, telur ini menjadi semacam ‘kapsul waktu’ ganda:

Halaman Selanjutnya
img_title