Revolusi Kinerja: Menguji Mode 6x Multi Frame Generation DLSS 4.5
- TechRadar
Pengujian Nyata: Kinerja DLSS 4.5 pada Seri RTX 50
Setelah tiga pembaruan besar, Nvidia berhasil menguasai teknologi Frame Generation mereka. Sudah saatnya komunitas gamer mulai menerima bahwa teknologi ini bukanlah "monster jahat". Kami tidak langsung terkesan dengan mode 6x, tetapi pembaruan ini memicu kami untuk menguji kembali mode 2x. Mari kita lihat data aktualnya.
Menggunakan RTX 5060 pada resolusi output 1440p di game Alan Wake II (preset Medium, DLSS set ke Balanced, FG Mati), kami mendapatkan sekitar 40 frame per detik (fps) rata-rata.
Data Awal Alan Wake II dan Avowed
Aktifkan Frame Generation ke mode 2x, dan framerate rata-rata melonjak menjadi 55 fps. Perlu dicatat, kami mencatat kehilangan kejernihan visual yang sangat minimal. Perbedaan ini sama sekali tidak memengaruhi kenikmatan bermain. Jelas, mode 2x menawarkan peningkatan kinerja yang substansial.
Sayangnya, mode 4x justru mendorong framerate melampaui tiga digit, tetapi visualnya terpengaruh buruk. Meskipun framerate yang dilaporkan jauh lebih tinggi, game terasa lebih buruk saat dimainkan. Ghosting, blurring, dan artifacting terlihat jelas. Latensi input yang sedikit, meskipun tidak membuat game single-player seperti ini tidak bisa dimainkan, akan menjadi masalah serius pada judul yang lebih cepat. Avowed memberikan hasil yang serupa. Pada mode 2x, peningkatan framerate sekitar 25 fps tidak mengurangi ketajaman visual.
Menimbang Ulang Manfaat Teknologi AI Gaming
Pengujian menunjukkan bahwa DLSS 4.5 melalui mode 6x MFG memang ada, tetapi mode 2x Frame Generation tetap menjadi "sweet spot" ideal. Modus 2x memberikan dorongan kinerja yang signifikan tanpa mengorbankan kualitas visual atau memperkenalkan input latency yang mengganggu. Hal ini menegaskan bahwa Frame Generation adalah alat kinerja yang kuat, meskipun pengguna harus bijak memilih mode yang paling stabil.
Alih-alih memperdebatkan apakah frame ini 'nyata' atau 'palsu', fokus harus beralih pada manfaat praktisnya. Teknologi ini memungkinkan kartu grafis menengah seperti RTX 5060 menjalankan game AAA modern pada resolusi 1440p dengan mulus. Untuk gamer yang berjuang menghadapi lonjakan harga GPU, penerimaan teknologi DLSS 4.5 berarti akses ke kinerja yang sebelumnya tidak terjangkau. DLSS 4.5 membuktikan bahwa AI kini menjadi bagian integral dari masa depan gaming, menawarkan peningkatan nyata yang sulit diabaikan.