2026 Jadi Tahun Emas Robot Humanoid, China Kuasai 80% Pasar!

2026 Jadi Tahun Emas Robot Humanoid, China Kuasai 80% Pasar!
Sumber :
  • Gizmochina
  • Hotel (resepsionis & layanan tamu)
  • Hiburan (pertunjukan interaktif)
  • Logistik industri (pengambilan & pengiriman barang)
Gemini AI di Galaxy Z Fold7: Revolusi Cara Kerja Cerdas

Keunggulan AGIBOT terletak pada integrasi vertikal mereka mengembangkan perangkat keras, perangkat lunak, dan AI pelatihan internal, memungkinkan iterasi cepat dan biaya rendah.

2. Unitree Robotics (China) – 27%
Dikenal sebagai pelopor robot berkaki empat (seperti Go1), Unitree kini sukses menembus pasar humanoid dengan desain ringan, modular, dan hemat biaya. Mereka fokus pada kecepatan go-to-market dan kolaborasi dengan universitas serta startup.

Xiaomi 17 Series Akan Hadir dengan Teknologi Paling Canggih Mengalahkan iPhone 17!

3. UBTECH (China) – ~5%
UBTECH, yang sebelumnya dikenal lewat robot pendidikan Walker, kini beralih ke otomasi industri. Robot mereka dirancang untuk lingkungan pabrik yang menuntut presisi tinggi dan integrasi dengan sistem MES (Manufacturing Execution System).

4. Leju Robotics (China) – ~5%
Startup ini menonjol berkat pendekatan “cloud-trained humanoid” di mana AI pelatihan dilakukan di cloud, memungkinkan robot belajar dari ribuan simulasi sebelum turun ke lapangan. Ini mempercepat adaptasi terhadap tugas baru.

GPT-5 Hadir dengan Performa Lebih Canggih, Apa Saja Keunggulannya?

5. Tesla (AS) – ~5%
Meski baru memulai, Tesla Optimus menjadi wildcard global. Dengan dukungan penuh dari Elon Musk, akses ke chip AI Dojo, dan integrasi potensial dengan pabrik Gigafactory, Tesla diprediksi akan meningkat pesat pada 2026–2027. Saat ini, Optimus masih dalam tahap uji coba terbatas di Fremont, California.

Sektor yang Paling Banyak Mengadopsi: Logistik, Manufaktur, Otomotif

Robot humanoid tidak didesain untuk menggantikan manusia sepenuhnya melainkan untuk melakukan tugas repetitif, berat, atau berbahaya di lingkungan yang dirancang untuk manusia.

Counterpoint memproyeksikan bahwa 72% dari kapasitas tahunan baru hingga 2027 akan diserap oleh tiga sektor:

  • Logistik: Pengambilan barang di gudang tinggi, sortir paket, pengiriman internal
  • Manufaktur: Perakitan komponen ringan, inspeksi visual, pengisian material
  • Otomotif: Transportasi suku cadang, pengecekan kualitas, dukungan perakitan

Keunggulan robot humanoid di sini adalah kompatibilitas infrastruktur. Tidak seperti lengan robot tradisional yang membutuhkan modifikasi pabrik, humanoid bisa berjalan di lorong sempit, membuka pintu, atau menekan tombol tanpa perubahan besar pada fasilitas yang ada.

Tantangan yang Masih Menghantui Industri

Meski prospeknya cerah, industri robot humanoid masih menghadapi tantangan serius:

1. Biaya Masih Tinggi
Meski turun, harga per unit masih berkisar $50.000–$100.000, jauh di atas ROI jangka pendek bagi banyak perusahaan.

Halaman Selanjutnya
img_title