Pasang Tanpa Bor! Smart Lock Xiaomi Ini Bisa Dipasang Sendiri dalam 5 Menit
- Xiaomi
Gadget – Xiaomi memperluas ekosistem smart home-nya dengan peluncuran Self-Install Smart Lock, perangkat keamanan pintar yang dirancang untuk mengubah kunci pintu biasa menjadi sistem akses cerdas tanpa perlu mengebor, mengganti silinder, atau melakukan modifikasi permanen.
Dirilis secara global pada Oktober 2025, smart lock ini menawarkan fleksibilitas luar biasa: kompatibel dengan delapan jenis silinder kunci standar, termasuk Euro profile, UK mortise, dan ASSA 2000. Dengan dukungan penuh terhadap protokol Matter, serta integrasi dengan Alexa, Google Assistant, dan Apple Home, Xiaomi menegaskan posisinya sebagai pemain utama di pasar rumah pintar global.
Artikel ini mengupas tuntas fitur keamanan, kemudahan instalasi, kompatibilitas platform, spesifikasi teknis, dan ketersediaan global dari inovasi terbaru Xiaomi ini.
Instalasi Tanpa Kerusakan: Solusi Retrofit untuk Semua Jenis Pintu
Salah satu keunggulan utama Self-Install Smart Lock adalah desain retrofit-nya. Perangkat ini dipasang di atas silinder kunci yang sudah ada, sehingga:
- Tidak perlu mengebor lubang baru
- Tidak merusak struktur pintu
- Bisa dilepas kapan saja tanpa jejak
Xiaomi menyatakan bahwa perangkat ini mendukung silinder dengan ketebalan kunci hingga 5 mm dan ketinggian proyeksi silinder tertentu, menjadikannya cocok untuk berbagai jenis pintu rumah, apartemen, hingga kantor kecil.
Proses pemasangan diklaim bisa diselesaikan dalam hitungan menit, bahkan oleh pengguna awam tanpa alat khusus atau bantuan teknisi.
Metode Akses Ganda: Dari Sidik Jari hingga Asisten Suara
Xiaomi tidak main-main dalam urusan keamanan dan kenyamanan. Smart lock ini menawarkan lima metode akses utama:
- Sidik jari – menggunakan sensor semikonduktor dengan tingkat identifikasi 99,3%
- Password permanen & sementara – ideal untuk tamu atau pekerja rumah
- Bluetooth – buka kunci otomatis saat smartphone mendekat
- Kunci fisik – tetap tersedia sebagai cadangan darurat
- Asisten suara – melalui Alexa, Google Assistant, dan Apple Home
Catatan penting: integrasi dengan asisten suara memerlukan autentikasi tambahan (misalnya PIN atau verifikasi dua faktor) demi mencegah akses tidak sah via perintah suara publik.
Fitur sidik jari dan password juga berfungsi sebagai lapisan keamanan ganda jika salah satu gagal, yang lain tetap aktif.