China Gila-Gilaan Pakai Avatar AI untuk Jualan:Penonton Tak Sadar Ini Bukan Orang Asli!

China Gila-Gilaan Pakai Avatar AI untuk Jualan:Penonton Tak Sadar Ini Bukan Orang Asli!
Sumber :
  • Sixth Tone

Gadget – Di balik layar penjualan online yang tampak hidup dan enerjik di platform seperti Douyin (TikTok versi China), kini muncul fenomena mengejutkan: kreator yang tampil bukanlah manusia sungguhan melainkan avatar AI yang bekerja tanpa henti selama 24 jam penuh.

img_title HoYoverse Kucurkan Rp230 Triliun Untuk Integrasi AI Di Game Masa Depan

Fenomena ini bukan lagi sekadar eksperimen teknologi, melainkan tren komersial yang sedang meledak di China. Dalam video yang viral di media sosial, seorang kreator terlihat duduk diam di depan greenscreen sederhana, tanpa ekspresi berlebihan atau bahkan berbicara. Namun, di layar penonton, “versi digital”-nya tampil rapi, ekspresif, penuh semangat, dan mampu menjelaskan produk serta merespons komentar audiens secara real-time seolah-olah ia benar-benar hadir secara aktif.

Artikel ini mengupas tuntas revolusi live commerce berbasis AI di China, termasuk studi kasus sukses, dampak ekonomi, tantangan etika, serta regulasi yang mulai diterapkan untuk menjaga transparansi.

img_title HarmonyOS 7 Resmi Hadir: Liquid Glass UI, AI Agentic & Performa Naik 15%

Bagaimana Avatar AI Bisa “Menggantikan” Kreator Asli?

Teknologi di balik fenomena ini disebut digital human cloning atau AI-driven virtual influencer. Proses pembuatannya melibatkan:

img_title Xiaomi Pecahkan Rekor AI: 1.000 Token/detik dengan MiMo-V2.5-Pro!
  • Perekaman data video bertahun-tahun dari kreator asli termasuk suara, ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan pola bicara.
  • Pelatihan model AI generatif (seperti yang dikembangkan Baidu) menggunakan data tersebut untuk mereplikasi kepribadian digital sang kreator.
  • Integrasi dengan sistem live streaming yang memungkinkan avatar merespons komentar, menjawab pertanyaan umum, dan mempromosikan produk secara otomatis.

Hasilnya? Seorang kreator bisa “hadir” di banyak sesi live sekaligus, bahkan saat sedang tidur, liburan, atau melakukan aktivitas lain tanpa kehilangan pendapatan.

Studi Kasus: Luo Yonghao Raup Rp930 Miliar dalam 6 Jam dengan Avatar AI

Salah satu contoh paling mencolok datang dari Luo Yonghao, mantan guru bahasa Inggris yang kini menjadi tokoh besar di dunia live commerce China. Pada Juni 2025, ia berkolaborasi dengan Baidu untuk menggelar sesi live streaming menggunakan avatar digital interaktif.

Dalam lebih dari enam jam siaran, sesi tersebut menghasilkan penjualan senilai 55 juta yuan (sekitar Rp930,3 miliar) lebih tinggi dibanding sesi live sebelumnya yang ia lakukan secara langsung tanpa AI.

Halaman Selanjutnya
img_title