Piala Dunia 2026 Makin Futuristik! Ini Deretan Teknologi Mutakhir yang Digunakan FIFA

world cup 2026
Sumber :
  • world cup

Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para pemain terbaik dari berbagai negara. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini juga menjadi panggung unjuk kecanggihan teknologi terbaru yang diterapkan dalam dunia sepak bola.

img_title 3 Stadion Paling Canggih di Piala Dunia 2026, Dipenuhi Teknologi Futuristik

Jika pada edisi sebelumnya publik sudah dibuat kagum dengan teknologi offside semi-otomatis, maka kali ini FIFA menghadirkan sistem yang jauh lebih modern. Mulai dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), bola pintar, kamera khusus untuk wasit, hingga analisis pertandingan berbasis jutaan data, semuanya dirancang untuk membuat pertandingan semakin adil, akurat, dan menarik disaksikan.

Berikut delapan teknologi mutakhir yang menjadi sorotan sepanjang Piala Dunia 2026.

img_title Cara Kerja VAR di Sepak Bola: Fungsi, Aturan, Kelebihan, dan Kekurangannya

1. Teknologi Offside Semi-Otomatis Generasi Terbaru

Salah satu inovasi paling penting adalah Semi-Automated Offside Technology (SAOT) versi terbaru. Teknologi ini merupakan penyempurnaan dari sistem yang pertama kali diperkenalkan pada Piala Dunia 2022.

img_title 10 Sepatu Bola yang Dipakai Bintang Piala Dunia 2026, Messi hingga Ronaldo

Kini, SAOT bekerja lebih cepat berkat dukungan kecerdasan buatan, kamera berkecepatan tinggi, serta sensor yang tertanam di dalam bola pertandingan. Seluruh sistem tersebut mampu mendeteksi posisi pemain hanya dalam hitungan detik sehingga proses pemeriksaan offside berlangsung jauh lebih singkat.

Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan wasit. Teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu agar keputusan yang diambil semakin akurat dan minim kesalahan.

2. Bola Pintar dengan Chip Sensor

Piala Dunia 2026 juga menggunakan bola resmi yang telah dibekali Connected Ball Technology. Di dalam bola terdapat chip sensor yang bekerja secara real-time untuk mengirimkan berbagai data penting selama pertandingan.

Sensor tersebut mampu merekam kapan bola disentuh pemain, kecepatan laju bola, arah pergerakannya, hingga waktu yang sangat presisi ketika bola ditendang.

Data tersebut kemudian dikirim ke ruang VAR sehingga membantu wasit dalam mengevaluasi berbagai kejadian penting, seperti offside, handball, maupun insiden lainnya. Berkat teknologi ini, proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat sekaligus memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

3. AI Menganalisis Jutaan Data Pertandingan

Kecerdasan buatan menjadi salah satu senjata utama FIFA pada Piala Dunia kali ini. Bersama Lenovo, FIFA mengembangkan platform AI yang mampu mengolah sekitar 150 juta titik data dalam setiap pertandingan.

Halaman Selanjutnya
img_title