Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2024 Menurut Sains?
- Wikipedia
Gadget – Kondisi hilal atau bulan sabit tipis yang menjadi penentu awal bulan Ramadhan 1445 Hijriah di Indonesia pada 10 Maret diprediksi tak memenuhi kriteria Pemerintah. Ada kemungkinan beda awal puasa antar kelompok agama.
Kementerian Agama dan Nahdlatul Ulama memakai kriteria Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) sebagai penentu awal bulan hijriah, termasuk Ramadhan.
Patokan utama masuk bulan baru hijriah adalah hilal punya ketinggian 3 derajat dan elongasi atau jarak sudut Bulan–Matahari 6,4 derajat. Di bawah itu, belum dianggap masuk bulan hijriah baru.
Pengukuran terhadap kondisi hilal ini bisa dilakukan jauh-jauh hari berdasarkan hitungan astronomi.
Namun, Kemenag memverifikasinya lewat pengamatan di lapangan sehari sebelum tanggal yang diduga kuat sebagai awal Ramadhan dan mengesahkannya dalam sidang isbat.
Lalu Bagaimana Kondisi Hilal Ramadhan 2024?
Dalam kajian bertajuk 'Informasi Prakiraan Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 10 dan 11 Maret 2024 Penentu Awal Bulan Ramadan 1445 H', BMKG mengungkap sejumlah kondisi penentu awal Ramadhan.
Berikut rincian kriterianya:
Tinggi Hilal
BMKG mengungkap ketinggian hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 Maret, berkisar antara 0,33 derajat di Jayapura, Papua, sampai dengan 0,87 derajat di Tua Pejat, Sumatra Barat.
Sementara, ketinggian hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 Maret berkisar antara 10,75 derajat di Merauke, Papua, sampai dengan 13,62 derajat di Sabang, Aceh.
Elongasi
Jarak sudut Bulan-Matahari di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 Maret antara 1,64 derajat di Denpasar, Bali, sampai dengan 2,08 derajat di Jayapura, Papua.
Sementara, elongasi di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 Maret, berkisar antara 13,24 derajat di Jayapura, Papua, sampai dengan 14,95 derajat di Banda Aceh, Aceh.
Umur Bulan
BMKG mengungkap umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 Maret berkisar antara -0,15 jam di Waris, Papua, sampai dengan 2,84 jam di Banda Aceh, Aceh.
Umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 Maret 2024, berkisar antara 23,84 jam di Waris, Papua, sampai dengan 26,84 jam di Banda Aceh, Aceh.
Potensial Beda
Kondisi hilal di 10 dan 11 Maret ini membuka kemungkinan perbedaan penetapan awal Ramadhan 1445 Hijriah di Indonesia.