Jangan Asal Makan, Ini Cara Sehat Berbuka Puasa yang Sering Diabaikan

Berbuka Puasa
Sumber :
  • ilustrasi

Saat azan Magrib berkumandang, suasana berubah menjadi lebih hangat dan penuh antusias. Setelah seharian menahan lapar serta haus, wajar jika keinginan untuk segera menyantap berbagai hidangan terasa begitu kuat. Namun demikian, di balik momen yang dinanti itu, ada sejumlah kebiasaan kecil yang kerap dianggap sepele. Padahal, kebiasaan tersebut justru memiliki pengaruh besar terhadap kondisi tubuh selama menjalani puasa.

Tips Olahraga Sehat di Bulan Ramadan Agar Tetap Bugar dan Tidak Lemas

Berbuka puasa bukan sekadar menghilangkan rasa lapar. Lebih dari itu, tubuh sebenarnya sedang beradaptasi kembali setelah berjam-jam tidak menerima asupan. Oleh sebab itu, memilih makanan yang tepat menjadi langkah penting agar energi kembali stabil dan sistem pencernaan tidak kaget.

Pertama-tama, penting untuk memulai dengan makanan manis alami. Banyak orang langsung tergoda es sirup, minuman tinggi gula, atau aneka gorengan manis. Memang terasa nikmat, tetapi lonjakan gula yang terlalu cepat bisa membuat tubuh justru lemas setelahnya. Sebagai alternatif, kurma menjadi pilihan klasik yang tetap relevan. Kandungan gula alaminya mampu membantu memulihkan energi secara perlahan. Selain kurma, buah segar seperti semangka, pepaya, dan pisang juga bisa menjadi opsi yang lebih ramah bagi tubuh. Dengan begitu, kadar gula darah tetap lebih terkendali.

Cara Membuat Markas Rahasia Tersembunyi di Sakura School Simulator yang Aman dan Keren

Selanjutnya, jangan terburu-buru makan dalam porsi besar. Rasa lapar seharian sering membuat orang kalap dan ingin langsung menyantap makanan berat. Padahal, lambung memerlukan waktu untuk kembali bekerja optimal. Jika langsung diisi penuh, risiko perut kembung dan tidak nyaman bisa muncul. Karena itu, berbukalah dengan porsi ringan terlebih dahulu. Setelah jeda sekitar 10 hingga 15 menit, barulah lanjutkan dengan menu utama. Cara sederhana ini membantu tubuh menyesuaikan diri secara bertahap.

Di sisi lain, asupan cairan juga kerap kurang diperhatikan. Minuman dingin memang menggoda dan terasa menyegarkan. Akan tetapi, terlalu banyak minuman manis justru bisa menambah beban tubuh. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk mengganti cairan yang hilang selama berpuasa. Kemudian, jika ingin variasi, air kelapa atau air dengan potongan buah segar bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. Dengan pola minum yang teratur, risiko dehidrasi dapat ditekan.

Halaman Selanjutnya
img_title
Cara Cepat Kaya di Minecraft Tanpa Cheat dengan Strategi Efektif