Link Video Ibu Kost Rudapaksa Anak Kos di Halmahera Viral, Begini Kronologi Lengkapnya!
Gadget – Jagat maya kembali dihebohkan dengan kemunculan istilah "ibu kost viral" yang tiba-tiba memuncaki kolom pencarian Google dan berbagai platform media sosial. Istilah ini merujuk pada sebuah peristiwa menghebohkan yang diduga terjadi di Halmahera Tengah, Maluku Utara, berupa tindakan rudapaksa yang dilakukan oleh seorang pemilik kos terhadap anak kosnya sendiri .
Peristiwa ini pertama kali mencuat setelah sebuah pesan berantai disertai video mesum beredar luas di grup-grup WhatsApp warga Halmahera Tengah pada Jumat (13/02/2026). Dalam waktu singkat, video tersebut menyebar ke berbagai platform media sosial seperti Facebook dan TikTok, memicu kemarahan publik dan desakan agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini .
Lokasi Kejadian: Di Balik SPBU Waebulen
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah grup Facebook dan WhatsApp yang beredar, dugaan tindakan rudapaksa tersebut terjadi di sebuah rumah kos yang berada di kawasan Waebulen, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah. Lokasi ini disebut-sebut berada tepat di belakang SPBU Waebulen, sebuah titik yang cukup dikenal oleh masyarakat setempat .
Dalam pesan berantai yang turut menyebar di media sosial, terdapat tangkapan layar percakapan yang menggambarkan kronologi singkat kejadian tersebut.
"Ada kenal ini ibu kost, dpe kosan di blakang Pom Bensin Waebulen, so nae Sx kong dia paksa dpe anak kost!!"* demikian bunyi keterangan dalam pesan yang beredar.
Yang menarik perhatian publik adalah identitas pelaku yang disebut sebagai pemilik kos perempuan, sementara korban adalah anak kos laki-laki. Relasi kuasa antara pemilik kos dan penghuni inilah yang kemudian memicu diskusi hangat di kalangan netizen mengenai potensi penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan.
Video Viral dan Reaksi Publik
Video yang beredar tersebut dikabarkan memperlihatkan adegan mesum antara seorang wanita paruh baya yang diduga sebagai pemilik kos dengan seorang pria muda yang merupakan anak kosnya. Masyarakat Halmahera Tengah langsung bereaksi keras terhadap beredarnya informasi dan video ini. Banyak warganet yang mengecam dugaan tindakan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut kebenaran informasi yang telah terlanjur menyebar luas .