Google Pecat Karyawan Penentang Proyek Militer Israel
- 20minuts.fr
Gadget – Seorang karyawan Google dipecat setelah secara terbuka mengkritik kerja sama perusahaan dengan militer Israel.
Kronologi Kejadian
Insiden ini terjadi pada konferensi teknologi Mind the Tech di New York, saat presentasi dari direktur pelaksana Google Israel, Barak Regev.
Mantan karyawan Google Cloud tersebut berdiri dan berteriak, "Saya menolak membangun teknologi yang mendukung genosida atau pengawasan."
Karyawan tersebut memprotes Project Nimbus, kontrak senilai $1.2 miliar antara pemerintah Israel dengan Google dan Amazon untuk layanan cloud.
"Project Nimbus membahayakan warga Palestina. Tidak untuk apartheid cloud," kata karyawan itu sebelum digiring keluar ruang presentasi.
Tanggapan Google dan Kritik
Google mengonfirmasi pemecatan tersebut, yang sebelumnya dilaporkan CNBC.
Juru bicara Google, Bailey Tomson, menyatakan bahwa mengganggu presentasi rekan kerja dan melanggar kebijakan perusahaan menjadi alasan pemecatan.
Namun, pemecatan ini menuai kritik. Organisasi No Tech For Apartheid yang menentang Project Nimbus menilai Google berupaya membungkam karyawannya untuk menutupi kesalahan moral.
Protes Sebelumnya
Sebelumnya, ratusan karyawan Google dan Amazon telah menulis surat terbuka menentang kesepakatan tersebut karena berpotensi "memungkinkan pengawasan lebih lanjut dan pengumpulan data ilegal terhadap warga Palestina."
Sejak pecahnya perang Israel-Hamas pada Oktober lalu, karyawan Google menggelar aksi "die-in" di kantor pusat perusahaan di San Francisco untuk memprotes kontrak layanan cloud tersebut, dan lebih dari 600 karyawan menandatangani surat yang mendesak Google untuk berhenti mensponsori konferensi Mind the Tech, menurut laporan Wired.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |