Biaya Rp6,7 Miliar! Ini Fakta Menarik tentang Film Animasi Merah Putih: One For All
- Perfiki Kreasindo
Gadget – Belakangan ini, perhatian publik tertuju pada film animasi karya anak bangsa berjudul Merah Putih: One For All. Film ini tidak hanya mengangkat tema cinta Tanah Air tetapi juga dirilis mendekati momentum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Namun, di balik kesuksesannya, ada banyak pertanyaan yang muncul terkait sosok di balik layar dan biaya produksi film tersebut.
Artikel ini akan membahas sinopsis, pembuat, serta biaya produksi Merah Putih: One For All yang menjadi sorotan publik.
Sinopsis Film Merah Putih: One For All
Film ini bercerita tentang sebuah desa yang sedang mempersiapkan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Delapan anak dari berbagai latar belakang budaya dipilih untuk menjadi Tim Merah Putih, yang diberi tugas menjaga bendera Sang Merah Putih.
Namun, sebelum upacara dimulai, bendera tersebut secara misterius hilang. Delapan anak ini kemudian ditugaskan untuk mencari dan mengembalikan bendera tersebut. Perjalanan mereka penuh dengan rintangan, mulai dari menyeberangi sungai, hutan, hingga menghadapi badai.
Dalam proses pencarian, anak-anak ini juga harus mengatasi perbedaan budaya, suku, dan etnis demi satu tujuan besar: memastikan bendera berkibar tinggi pada upacara Hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus. Melalui keberanian, kerja sama, dan rasa cinta Tanah Air yang tinggi, mereka akhirnya berhasil menyatukan perbedaan dan mencapai tujuan mereka.
Film ini dijadwalkan rilis pada 14 Agustus 2025, tepat tiga hari sebelum peringatan Proklamasi Kemerdekaan.
Sosok di Balik Layar Film Merah Putih: One For All
Film Merah Putih: One For All adalah hasil kolaborasi tim kreatif dari rumah produksi Perfiki Kreasindo. Beberapa nama penting yang terlibat antara lain:
- Toto Soegriwo: Sebagai produser film ini.
- Endiarto: Menjabat sebagai eksekutif produser dan sutradara.
- Arry WS: Bertugas sebagai asisten produser.
- Bintang Takari: Animator utama yang ikut menggarap film ini.
Perfiki Kreasindo sendiri merupakan rumah produksi yang berada di bawah naungan Yayasan Pusat Perfilman H Usmar Ismail, sebuah yayasan nirlaba yang fokus pada pengembangan perfilman Indonesia.
Biaya Produksi dan Metode Gotong Royong
Salah satu hal menarik tentang Merah Putih: One For All adalah cara pembuatannya. Dilansir dari detikNews, biaya produksi film ini mencapai Rp6,7 miliar, namun proses pengerjaannya hanya memakan waktu kurang dari satu bulan.