Kenali Bahaya Gas Air Mata: Dari Mata Berair hingga Gagal Pernapasan!

Kenali Bahaya Gas Air Mata: Dari Mata Berair hingga Gagal Pernapasan!
Sumber :
  • kimia.mipa.unej

Tragedi akibat penggunaan gas air mata telah terjadi sebelumnya. Salah satu contohnya adalah insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada tahun 2022, di mana gas air mata yang dilepaskan di ruang tertutup menyebabkan korban jiwa akibat sesak napas.

Ingin Sehat Tanpa Ribet? Naik Tangga Saja, Ini Manfaat Luar Biasanya untuk Tubuh!

Penanganan medis untuk efek parah gas air mata meliputi:

  • Memberikan oksigen tambahan untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah.
  • Menggunakan obat-obatan seperti bronchodilator atau steroid untuk membantu pernapasan.
  • Penanganan lebih lanjut di fasilitas medis jika diperlukan.
Konsumsi Kimchi untuk Turunkan Berat Badan dan Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Komposisi Kimia Gas Air Mata

Gas air mata tidak selalu berupa gas. Senyawa kimia yang digunakan sebagai agen pengendalian massa huru-hara dapat berupa cairan atau padat (seperti serbuk). Beberapa senyawa kimia yang umum digunakan meliputi:

7 Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Secara Alami
  • Chloroacetophenone (CN) dan Chlorobenzylidenemalononitrile (CS): Dua senyawa ini pertama kali dikembangkan untuk kepentingan militer pasca-Perang Dunia I.
  • Chloropicrin (PS): Selain digunakan sebagai gas air mata, Chloropicrin juga sering digunakan sebagai disinfektan.
  • Bromobenzylcyanide (CA), Dibenzoxazepine (CR), atau kombinasi beberapa senyawa kimia lainnya.

Setiap senyawa memiliki tingkat keparahan efek yang berbeda, tetapi semuanya dirancang untuk mengganggu sistem pernapasan dan indra manusia.

Kesimpulan:

Gas air mata adalah alat kontrol massa yang efektif namun memiliki risiko signifikan bagi kesehatan jika digunakan secara tidak tepat atau dalam dosis tinggi. Efek normalnya mencakup iritasi mata dan kulit, sedangkan efek parah dapat menyebabkan kebutaan, masalah pernapasan, atau bahkan kematian. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk memahami cara penanganan yang benar serta meminimalkan risiko paparan agar tidak menimbulkan dampak serius.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget