Heboh! Perempuan Asal China Tewas Jatuh dari Lantai 35, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan
- illustrasi
Peristiwa mengenaskan terjadi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, pada Minggu pagi, 5 Oktober 2025. Seorang perempuan Warga Negara Asing (WNA) asal China ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 35 sebuah apartemen mewah di kawasan tersebut. Perempuan berinisial H, berusia sekitar 30 tahun, ditemukan tak bernyawa di area taman yang berada di lantai dasar kompleks apartemen itu.
Kanit Reskrim Polsek Pademangan, AKP Muhaiyin Ikhsan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa korban merupakan seorang perempuan dewasa berkewarganegaraan asing. “Ya, benar. Tadi pagi ada kejadian seorang wanita jatuh dari salah satu apartemen di wilayah Pademangan. Korban adalah perempuan dewasa dan warga negara asing,” ujar Muhaiyin kepada wartawan, Minggu (5/10/2025).
Menurut informasi awal, kejadian itu berlangsung sekitar pagi hari. Warga sekitar apartemen sempat dikejutkan oleh suara keras dari arah taman. Saat diperiksa oleh petugas keamanan, tubuh korban sudah tergeletak di tanah dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian itu kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
Begitu menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim identifikasi dan Inafis Polres Metro Jakarta Utara juga turut diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Garis polisi pun dipasang untuk mengamankan area di sekitar taman apartemen agar proses penyelidikan berjalan lancar.
Hingga kini, penyebab pasti jatuhnya korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah peristiwa ini merupakan kecelakaan, bunuh diri, atau ada dugaan unsur lain. “Kami masih melakukan pendalaman. Karena kejadian ini baru saja terjadi, kami perlu menelusuri lebih jauh terkait motif dan kronologi mengapa korban bisa jatuh,” jelas Muhaiyin.
Untuk membantu proses penyelidikan, polisi juga berencana berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (Kedubes China) di Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memverifikasi identitas korban serta menghubungi pihak keluarga di negara asalnya. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak Kedubes China untuk mendapatkan data diri lengkap korban,” tambah Muhaiyin.
Selain itu, polisi juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar apartemen. Rekaman tersebut dinilai penting karena bisa memberikan petunjuk tentang aktivitas terakhir korban sebelum kejadian tragis itu terjadi. “Kami sudah meminta semua rekaman CCTV di apartemen untuk melihat kronologi dan aktivitas terakhir korban,” ungkap Muhaiyin.
Dalam penyelidikan awal, polisi juga memeriksa tiga orang saksi. Mereka adalah penghuni dan staf apartemen yang diduga mengetahui situasi di sekitar waktu kejadian. Keterangan dari para saksi diharapkan dapat membantu mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di lantai 35 sebelum korban ditemukan tak bernyawa. “Kami telah memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian,” katanya.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan dan autopsi. Pemeriksaan medis diharapkan dapat memberikan informasi penting mengenai penyebab pasti kematian korban, termasuk apakah terdapat tanda-tanda kekerasan atau tidak.
Kejadian tragis ini sontak mengundang perhatian publik, terutama karena melibatkan warga asing dan terjadi di kawasan apartemen mewah. Banyak penghuni apartemen yang mengaku kaget dengan peristiwa tersebut, apalagi korban disebut-sebut baru beberapa minggu tinggal di sana. “Setahu saya dia baru pindah ke sini, nggak banyak bergaul. Biasanya terlihat sendirian,” ujar salah satu penghuni yang enggan disebut namanya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih berhati-hati dalam memberikan keterangan lebih lanjut kepada publik. Mereka menegaskan bahwa seluruh kemungkinan masih terbuka. Polisi berjanji akan mengumumkan hasil penyelidikan setelah seluruh bukti dan keterangan saksi terkumpul.
Peristiwa ini menambah daftar kasus jatuhnya warga asing di wilayah Jakarta yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, kasus serupa juga sempat menghebohkan publik ketika seorang warga negara asing asal Korea Selatan ditemukan tewas jatuh dari balkon hotel di kawasan Sudirman. Polisi menyebut, kasus-kasus semacam ini membutuhkan penyelidikan mendalam karena melibatkan banyak faktor, mulai dari psikologis hingga kemungkinan tindak kriminal.
Sementara itu, pihak apartemen tempat korban menginap belum memberikan keterangan resmi kepada media. Namun, pihak pengelola dikabarkan telah bekerja sama penuh dengan aparat kepolisian, termasuk menyerahkan rekaman kamera pengawas serta data penghuni yang relevan dengan kejadian tersebut.
Kini, publik menantikan hasil penyelidikan lebih lanjut dari Polsek Pademangan dan Polres Metro Jakarta Utara. Banyak pihak berharap kasus ini bisa segera terungkap secara jelas agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dan pengawasan yang ketat di gedung-gedung bertingkat, terutama di kawasan padat penduduk seperti Jakarta. Selain itu, kasus ini juga menyoroti pentingnya komunikasi antara pihak aparat, pengelola apartemen, dan kedutaan besar dalam menangani insiden yang melibatkan warga negara asing.
Jenazah korban kini masih berada di RSCM untuk kepentingan autopsi dan proses administrasi. Polisi terus berupaya mencari tahu apakah korban tinggal sendiri, memiliki rekan, atau tengah menghadapi masalah pribadi sebelum insiden tersebut terjadi. Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berlanjut dan hasil pemeriksaan resmi belum diumumkan kepada publik.
Peristiwa ini menjadi tragedi yang meninggalkan tanda tanya besar. Apakah kematian perempuan asal China ini murni kecelakaan, atau ada faktor lain di baliknya? Semua masih menunggu hasil penyelidikan polisi yang diharapkan dapat segera memberikan kejelasan atas misteri di balik jatuhnya korban dari lantai 35 apartemen mewah di Pademangan, Jakarta Utara.