Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia, Patrick Kluivert Malah Dilirik Timnas Belanda! Balas Dendam Sang Legenda?
- tvonenews.com
Dengan catatan itu, wajar jika banyak pihak mempertanyakan: apakah masuk akal jika Koeman akan digantikan oleh Kluivert setelah Piala Dunia 2026 nanti?
Masa Depan Patrick Kluivert di Indonesia Masih Abu-abu
Sementara rumor di Belanda berkembang pesat, situasi Patrick Kluivert di Indonesia justru berada di titik krusial. PSSI dikabarkan akan segera menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) untuk menentukan masa depannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung paling cepat pekan depan.
Kluivert, yang baru menangani Garuda sejak awal 2024, menghadapi tekanan besar usai kegagalan membawa tim lolos ke babak utama Piala Dunia 2026. Meskipun ia berhasil meningkatkan gaya bermain dan mental tim, hasil akhir tetap menjadi ukuran utama. Banyak pengamat menilai, PSSI kini dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan proyek jangka panjang bersama Kluivert atau mencari sosok baru yang lebih “berpengalaman di Asia.”
Jika PSSI memutuskan untuk mempertahankan Kluivert, maka ada dua ajang besar yang menanti: Piala AFF 2026 dan Piala Asia 2027. Kedua turnamen ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Kluivert untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih yang mampu membawa Indonesia bersaing di level regional dan kontinental.
Namun, jika PSSI memilih jalan berbeda dan memutus kontraknya lebih awal, konsekuensinya tidak kecil. PSSI harus membayar kompensasi sisa kontrak hingga awal 2027. Kontrak itu sendiri ditandatangani dengan durasi tiga tahun, tepatnya sampai setelah Piala Asia 2027 berakhir.
Reaksi dan Dukungan dari Keluarga
Menariknya, di tengah situasi sulit ini, keluarga Kluivert tetap memberikan dukungan penuh. Justin Kluivert bahkan sempat mengungkapkan bahwa ia siap menjadi tempat curhat sang ayah bila dibutuhkan. Dalam wawancaranya, ia menyebut ayahnya tetap profesional dan tidak menyesali keputusannya melatih Indonesia, meski hasil akhirnya belum memuaskan.
“Dia selalu bilang, dalam sepak bola, kamu bisa menang atau kalah, tapi yang penting kamu memberi segalanya,” ujar Justin. “Saya tahu betul ayah saya mencintai pekerjaan itu dan menghormati tim yang dia latih.”
Dukungan keluarga ini diyakini menjadi salah satu alasan Patrick Kluivert tetap tenang menghadapi segala rumor. Walau masa depannya di Indonesia belum pasti, peluang kembali ke Eropa — terutama ke Timnas Belanda — jelas menjadi prospek yang menarik.