Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Dapat “Hadiah Besar” Usai Gagal ke Piala Dunia, Vietnam Ikut Kaget
- ig/@c.verdonk
Gadget – Timnas Indonesia baru saja menerima kabar menggembirakan dari FIFA usai gagal melangkah ke Piala Dunia. Organisasi sepak bola dunia itu mengumumkan turnamen baru bertajuk Piala ASEAN FIFA, yang akan melibatkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Kabar ini disampaikan langsung dalam KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur pada 26 Oktober. Acara tersebut dihadiri oleh Presiden FIFA Gianni Infantino, Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, serta para pejabat tinggi dari 11 negara anggota.
Media Vietnam, Soha.vn, menjadi salah satu yang pertama menyoroti keputusan tersebut. Mereka menyebut bahwa langkah FIFA ini membawa “angin segar” bagi sepak bola Asia Tenggara dan secara tidak langsung menguntungkan Timnas Indonesia.
“FIFA bertindak, tim Vietnam akan berpartisipasi di Piala AFF versi baru, Timnas Indonesia diam-diam senang,” tulis Soha seperti dikutip dari tvOnenews.
Piala ASEAN FIFA: Versi Baru Piala AFF yang Lebih Bergengsi
Meskipun FIFA belum mengumumkan secara resmi format maupun jadwal pertandingan, sejumlah pakar sepak bola di kawasan percaya bahwa Piala ASEAN FIFA akan menjadi versi yang lebih bergengsi dari Piala AFF.
Selama hampir tiga dekade terakhir, Piala AFF telah menjadi ajang paling ditunggu di Asia Tenggara. Namun, dengan status baru di bawah naungan FIFA, turnamen ini diprediksi akan membawa dampak lebih besar, terutama terhadap peringkat FIFA Timnas Indonesia.
Karena masuk ke kalender resmi FIFA, pertandingan dalam ajang ini akan memberikan poin resmi bagi setiap negara peserta. Hal itu tentu berbeda dengan Piala AFF sebelumnya, yang tidak berpengaruh terhadap peringkat dunia.
Keuntungan lain yang sangat penting adalah ketersediaan pemain luar negeri. Karena turnamen ini berstatus resmi FIFA, klub-klub luar negeri wajib melepas pemainnya untuk membela negara masing-masing.
Bagi Timnas Indonesia, hal ini menjadi perubahan besar. Selama ini, skuad Garuda sering kesulitan memanggil pemain yang berkarier di luar negeri seperti Elkan Baggott, Jay Idzes, dan lainnya karena turnamen AFF tidak termasuk agenda FIFA.
“Koefisien poin turnamen untuk menentukan peringkat tim di peringkat FIFA juga ditingkatkan, dan para pemain dapat berpartisipasi tanpa khawatir ditolak oleh klub mereka,” tulis Soha.vn.