Nova Arianto Tegaskan Alasan Tak Coret Mike Rajasa meski Baru Tiba H-2 Piala Dunia U-17

Mike Rajasa
Sumber :
  • x.com

Ringkasan Berita:

Pelatih U-17 Naik Pangkat! Nova Arianto Diproyeksikan untuk Timnas Indonesia Senior
  • Nova Arianto resmi menetapkan 21 pemain Timnas U-17 untuk Piala Dunia 2025 di Qatar dengan keputusan berbeda untuk dua pemain keturunan.

  • Nicholas Mjosund dicoret karena urusan pendidikan dan klub, sedangkan Mike Rajasa tetap dipertahankan meski datang mepet turnamen.

  • Nova menilai posisi kiper seperti Mike Rajasa memerlukan adaptasi berbeda dibanding pemain outfield, sehingga tetap dibawa ke Qatar.

Gadget – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, resmi menetapkan 21 nama yang akan tampil di ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Dari daftar tersebut, dua pemain keturunan menjadi sorotan karena nasibnya berbeda menjelang turnamen bergengsi yang digelar mulai 4 November mendatang.

Curacao Lolos Piala Dunia 2026, Ironi Tim yang Pernah Ditaklukkan Timnas Indonesia

Adalah Nicholas Mjosund, pemain sayap asal Norwegia yang harus dicoret dari skuad, sementara Mike Rajasa Hoppenbrouwer, penjaga gawang kelahiran Belanda-Indonesia, tetap dibawa meski baru tiba dua hari sebelum laga pembuka.

Keputusan ini langsung menuai perhatian publik, karena keduanya sama-sama sempat absen dalam persiapan akhir Timnas U-17. Namun Nova menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan teknis dan kebutuhan tim secara keseluruhan.

Erick Thohir Umumkan Keputusan Mengejutkan soal Nova Arianto Setelah Gagal di Piala Dunia U17

Perbedaan Situasi: Kiper dan Pemain Lapangan

Dalam keterangannya pada Minggu (2/11/2025), Nova menjelaskan alasan utama tetap mempertahankan Mike Rajasa meski waktu adaptasinya sangat terbatas.

“Mungkin berbeda dengan Mike karena dia berposisi sebagai kiper, dan Mike sudah bersama kami di saat pemusatan latihan di Bulgaria, serta di Bali juga sempat ikut latihan,” ujar Nova.

Menurutnya, posisi penjaga gawang memiliki karakteristik yang berbeda dari pemain outfield seperti Nicholas. Nova menilai adaptasi kiper cenderung lebih cepat karena berfokus pada koordinasi di lini belakang.

“Mungkin akan berbeda kasusnya dengan kiper, karena kiper memiliki pandangan dan cara bermain yang tidak sama. Kiper bekerja di area belakang dengan fokus utama menjaga komunikasi dan koordinasi pertahanan,” jelasnya.

Dengan pertimbangan itu, Nova menilai Mike masih layak untuk dibawa ke Qatar, meski datang menjelang laga pembuka.


Nicholas Mjosund Masuk Rencana Jangka Panjang

Meski dicoret dari skuad utama, Nova memastikan bahwa Nicholas Mjosund tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang Timnas Indonesia U-17. Apalagi, pemain yang kini memperkuat Rosenborg BK U-15 itu masih berusia 15 tahun.

“Mungkin itu juga yang menjadi alasan saya kenapa Nicholas belum bisa bergabung. Dia masih kelahiran 2010, sementara di turnamen ini kita butuh kesiapan penuh dari semua pemain,” ujar Nova.

Masalah lain datang dari jadwal akademik dan kewajiban klub. Nova menilai memaksa Nicholas datang ke Qatar tanpa persiapan matang justru bisa merugikan perkembangan tim dan sang pemain sendiri.

“Memang Nicholas masuk dalam rencana yang kita buat untuk Piala Dunia, tetapi karena ada kesibukan di klub dan urusan sekolah, kami harus menghormati hal itu. Sekolah di luar negeri sangat ketat, dan kami paham betul pentingnya pendidikan bagi pemain muda,” tambahnya.


Fokus pada Keseimbangan Tim Garuda Asia

Keputusan Nova Arianto dinilai sebagai langkah realistis. Dengan turnamen sebesar Piala Dunia U-17 yang memerlukan stabilitas dan komunikasi antar lini, kehadiran kiper berpengalaman seperti Mike Rajasa Hoppenbrouwer bisa menjadi penyeimbang.

Nova juga menekankan pentingnya kontinuitas dalam komposisi tim. Mike, meski datang mepet, sudah memahami pola permainan dan filosofi latihan yang dibangun sejak di Bulgaria. Sementara Nicholas masih dalam tahap adaptasi dan akan dipersiapkan untuk edisi berikutnya.

Dengan demikian, keputusan ini mencerminkan strategi jangka panjang Nova yang tidak hanya fokus pada hasil instan, tetapi juga pembinaan pemain muda Indonesia di level internasional.


Harapan Nova untuk Piala Dunia U-17 di Qatar

Menjelang laga pembuka melawan Zambia U-17, Nova berharap seluruh pemain bisa cepat beradaptasi dengan kondisi cuaca dan atmosfer turnamen. Ia menegaskan fokus utamanya kini adalah mematangkan organisasi permainan dan menjaga mental pemain muda Garuda Asia agar siap tampil maksimal.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana anak-anak bisa menikmati pertandingan pertama. Kami ingin mereka bermain tanpa beban dan menampilkan semangat juang khas Indonesia,” tutup Nova.


Dengan keputusan berbeda terhadap dua pemain keturunan, Nova Arianto menunjukkan ketegasannya dalam membangun fondasi Timnas U-17 yang solid. Mike Rajasa tetap dibawa karena nilai teknis dan pengalaman, sementara Nicholas Mjosund disiapkan untuk masa depan yang lebih panjang bersama Garuda Asia.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget