Waspada Super Flu H3N2 Subclade K Masuk Indonesia! Ini Gejalanya
- Alodokter
Berikut gejala utama Super Flu berdasarkan laporan Kemenkes dan CDC AS:
Gejala Umum Super Flu H3N2 Subclade K:
- Demam tinggi (38–40°C) disertai menggigil
- Batuk kering dan persisten yang bisa berlangsung hingga 2 minggu
- Sakit tenggorokan yang terasa perih saat menelan
- Hidung tersumbat atau pilek berair
- Nyeri otot dan sendi yang membuat tubuh terasa “dipukuli”
- Sakit kepala hebat, terutama di dahi dan pelipis
- Kelelahan ekstrem rasa lemas yang mengganggu aktivitas harian
- Mual, muntah, atau diare (lebih umum pada anak, tapi bisa terjadi pada dewasa)
Gejala biasanya muncul 1–4 hari setelah terpapar virus dan berlangsung 5–7 hari, meski kelelahan bisa bertahan hingga 2 minggu.
Peringatan Khusus: Jika demam tidak turun dalam 3 hari, sesak napas, nyeri dada, atau kebingungan mental muncul segera ke fasilitas kesehatan. Ini tanda komplikasi serius.
Super Flu vs Pilek Biasa: Bagaimana Membedakannya?
Banyak orang mengira flu dan pilek itu sama. Padahal, penyebab, keparahan, dan penanganannya sangat berbeda.
| Gejala | Super Flu (H3N2) | Pilek Biasa |
| Demam | Umum, sering tinggi | Jarang atau ringan |
| Nyeri Otot | Parah, seluruh tubuh | Ringan atau tidak ada |
| Kelelahan | Sangat berat, mengganggu aktivitas | Ringan |
| Batuk | Kering, keras, berlangsung lama | Basah atau ringan |
| Sakit Kepala | Sering dan intens | Jarang |
| Hidung Tersumbat | Ada, tapi bukan gejala utama | Gejala dominan |
| Mual/Muntah | Mungkin terjadi | Sangat jarang |
Kesimpulan: Jika Anda tiba-tiba lemas, demam tinggi, dan badan terasa remuk itu bukan pilek biasa, melainkan kemungkinan besar influenza, termasuk varian Super Flu.
Mengapa Super Flu H3N2 Subclade K Lebih Mengkhawatirkan?
Meski H3N2 bukan virus baru, subclade K menunjukkan tren epidemiologis yang mengkhawatirkan:
Efektivitas Vaksin Lebih Rendah
Vaksin flu tahunan 2025 dirancang berdasarkan strain yang beredar di awal tahun. Mutasi minor pada subclade K membuat antibodi dari vaksin kurang optimal dalam menetralkan virus.
Dampak Lebih Berat pada Lansia
Data AS menunjukkan tingkat rawat inap tertinggi pada kelompok usia >65 tahun, karena sistem imun yang melemah.
Penyebaran Cepat di Iklim Tropis
Berbeda dengan negara empat musim yang flu-nya musiman (musim dingin), Indonesia bisa mengalami penyebaran sepanjang tahun, terutama saat peralihan musim hujan.