Waspada Super Flu H3N2 Subclade K Masuk Indonesia! Ini Gejalanya

Waspada Super Flu H3N2 Subclade K Masuk Indonesia! Ini Gejalanya
Sumber :
  • Alodokter

Berikut gejala utama Super Flu berdasarkan laporan Kemenkes dan CDC AS:

Alibaba Rilis AI Gambar Qwen-Image-2512, Open Source Hadir—Gratis & Bisa untuk Komersial!

Gejala Umum Super Flu H3N2 Subclade K:

  • Demam tinggi (38–40°C) disertai menggigil
  • Batuk kering dan persisten yang bisa berlangsung hingga 2 minggu
  • Sakit tenggorokan yang terasa perih saat menelan
  • Hidung tersumbat atau pilek berair
  • Nyeri otot dan sendi yang membuat tubuh terasa “dipukuli”
  • Sakit kepala hebat, terutama di dahi dan pelipis
  • Kelelahan ekstrem rasa lemas yang mengganggu aktivitas harian
  • Mual, muntah, atau diare (lebih umum pada anak, tapi bisa terjadi pada dewasa)
Jangan Biarkan Tagihan Listrik Jebol! Ini 3 Perangkat yang Harus Segera Dicabut

Gejala biasanya muncul 1–4 hari setelah terpapar virus dan berlangsung 5–7 hari, meski kelelahan bisa bertahan hingga 2 minggu.

Peringatan Khusus: Jika demam tidak turun dalam 3 hari, sesak napas, nyeri dada, atau kebingungan mental muncul segera ke fasilitas kesehatan. Ini tanda komplikasi serius.

Galaxy A57 Makin Gahar! Samsung Pasang Flexible OLED Pertama di Seri A

Super Flu vs Pilek Biasa: Bagaimana Membedakannya?

Banyak orang mengira flu dan pilek itu sama. Padahal, penyebab, keparahan, dan penanganannya sangat berbeda.

GejalaSuper Flu (H3N2)Pilek Biasa
DemamUmum, sering tinggiJarang atau ringan
Nyeri OtotParah, seluruh tubuhRingan atau tidak ada
KelelahanSangat berat, mengganggu aktivitasRingan
BatukKering, keras, berlangsung lamaBasah atau ringan
Sakit KepalaSering dan intensJarang
Hidung TersumbatAda, tapi bukan gejala utamaGejala dominan
Mual/MuntahMungkin terjadiSangat jarang

Kesimpulan: Jika Anda tiba-tiba lemas, demam tinggi, dan badan terasa remuk itu bukan pilek biasa, melainkan kemungkinan besar influenza, termasuk varian Super Flu.

Mengapa Super Flu H3N2 Subclade K Lebih Mengkhawatirkan?

Meski H3N2 bukan virus baru, subclade K menunjukkan tren epidemiologis yang mengkhawatirkan:

Efektivitas Vaksin Lebih Rendah
Vaksin flu tahunan 2025 dirancang berdasarkan strain yang beredar di awal tahun. Mutasi minor pada subclade K membuat antibodi dari vaksin kurang optimal dalam menetralkan virus.

Dampak Lebih Berat pada Lansia
Data AS menunjukkan tingkat rawat inap tertinggi pada kelompok usia >65 tahun, karena sistem imun yang melemah.

Penyebaran Cepat di Iklim Tropis
Berbeda dengan negara empat musim yang flu-nya musiman (musim dingin), Indonesia bisa mengalami penyebaran sepanjang tahun, terutama saat peralihan musim hujan.

Cara Mencegah Penularan Super Flu: Langkah Praktis dari Kemenkes

Halaman Selanjutnya
img_title