Saat Materi Mens Rea Dilaporkan, Legalitas Bukti Rekaman Pandji Pragiwaksono Diperdebatkan

Saat Materi Mens Rea Dilaporkan, Legalitas Bukti Rekaman Pandji Pragiwaksono Diperdebatkan
Sumber :
  • Mens Rea Pandji Pragiwaksono

Gadget – Perhatian publik terhadap laporan terhadap Pandji Pragiwaksono kini bergeser. Bukan lagi semata soal isi materi Mens Rea, melainkan pada satu pertanyaan krusial: seberapa sah bukti yang digunakan dalam pelaporan tersebut.

Prakiraan Cuaca BMKG DKI Jakarta Hari Ini Selasa, 13 Januari 2026

Laporan ke Polda Metro Jaya dipicu oleh materi pertunjukan Mens Rea yang ditayangkan di platform berbayar. Di titik inilah perdebatan muncul, karena sebagian bukti yang diserahkan berupa rekaman tayangan tersebut.

Pelapor mendaftarkan laporan dengan tudingan penghasutan dan penistaan agama. Bersamaan dengan itu, tiga jenis barang bukti diserahkan kepada penyidik untuk ditelaah lebih lanjut.

Lenovo Legion Go 2 dan Legion Pro Rollable Resmi Diperkenalkan di CES 2026

Barang bukti yang diterima meliputi:

  • Flashdisk berisi rekaman pertunjukan Mens Rea

  • Cetakan tangkapan layar cuplikan tayangan

  • Dokumen rilis aksi dari pihak pelapor

Perangkat Asus CES 2026: 4 Pilihan Terbaik (Zenbook Hingga ROG)

Daftar ini terlihat sederhana, namun implikasinya tidak sesederhana itu.

Ketika Rekaman Berbayar Dipersoalkan

Sorotan utama tertuju pada rekaman pertunjukan yang berasal dari platform streaming berbayar. Sejumlah akademikus hukum menilai sumber perolehan rekaman tersebut perlu diuji secara serius.

Tayangan berbayar dilindungi hak cipta dan memiliki mekanisme proteksi. Jika rekaman diperoleh melalui pengunduhan atau perekaman tanpa izin, maka muncul potensi pelanggaran hukum yang justru bisa melemahkan posisi pelapor.

Pandangan ini menekankan satu prinsip penting. Alat bukti tidak hanya dinilai dari isinya, tetapi juga dari cara perolehannya. Bukti yang didapat dengan cara melawan hukum berisiko kehilangan validitas di persidangan.

Namun, ada catatan lain yang turut memperkaya diskusi. Bukti yang bermasalah secara awal masih bisa digunakan jika diperoleh langsung atas permintaan otoritas negara dalam konteks penyidikan. Dalam kondisi tersebut, kewajiban penyerahan berlaku bagi pihak yang menguasai data.

Tuduhan dan Klarifikasi Organisasi

Di luar soal bukti, pelapor menilai materi Mens Rea telah mencemarkan nama baik dua organisasi Islam besar. Tuduhan itu dikaitkan dengan narasi konsesi tambang dan politik praktis yang dianggap merendahkan.

Namun klaim tersebut tidak berjalan satu arah. Kedua organisasi induk yang disebut justru memberikan bantahan terbuka.

Pernyataan yang disampaikan menegaskan bahwa nama kelompok yang digunakan pelapor tidak tercatat dalam struktur resmi organisasi masing-masing. Dengan demikian, laporan tersebut tidak dianggap mewakili sikap institusi.

Halaman Selanjutnya
img_title