Link Nonton Film Ghost in The Cell: Horor Komedi Joko Anwar dengan Latar Penjara yang Brutal

Link Nonton Film Ghost in The Cell: Horor Komedi Joko Anwar dengan Latar Penjara yang Brutal
Sumber :
  • Ghost in The Cell

Gadget –  Ghost in The Cell menjadi film terbaru Joko Anwar yang menggabungkan horor, komedi, dan kritik sosial dalam satu cerita berlatar lembaga pemasyarakatan. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 16 April 2026.

img_title Apple Tunda iPhone Air 2: Chip 2nm & Teknologi Lipat Makin Dekat

Film produksi Come and See Pictures tersebut juga menarik perhatian sebelum resmi hadir untuk penonton Indonesia. Ghost in The Cell disebut telah mengamankan lisensi tayang di sedikitnya 86 negara.

Ghost in The Cell Angkat Teror di Lapas

img_title Review Samsung Galaxy Buds 4 Pro: Upgrade Kecil, Performa Tetap Maksimal

Ghost in The Cell mengambil latar Lapas Labuhan Angsana, sebuah penjara dengan atmosfer keras dan penuh tekanan. Ceritanya menyoroti kehidupan para narapidana yang harus bertahan di tengah penindasan.

Para tahanan tidak hanya berhadapan dengan kesewenang-wenangan pejabat lapas. Mereka juga terjebak dalam konflik internal, permusuhan, dan kekerasan antarsesama penghuni sel.

img_title Test Artikel June 2026

Situasi berubah setelah seorang narapidana baru masuk ke penjara tersebut. Sosok ini dikenal sebagai mantan jurnalis yang terseret kasus kriminal mengerikan.

Kehadiran tahanan baru itu menjadi awal rangkaian peristiwa misterius. Teror yang muncul tidak lagi sekadar berasal dari manusia, tetapi juga kekuatan gaib yang sulit dijelaskan secara logis.

Sinopsis Ghost in The Cell

Dalam cerita Ghost in The Cell, satu per satu narapidana tewas secara brutal dan tidak wajar. Kematian berantai itu diyakini berkaitan dengan kekuatan gaib yang mengincar orang dengan energi negatif terbesar.

Teror tersebut membuat lapas berubah menjadi ruang penuh ketakutan dan kecurigaan. Para narapidana mulai mencari cara untuk tetap hidup di tengah ancaman yang semakin dekat.

Mereka meyakini menjaga aura tetap positif menjadi salah satu kunci untuk bertahan. Upaya itu dilakukan dengan berbuat baik, menahan emosi, dan meredam konflik di antara sesama tahanan.

Namun, menjaga moral di tengah penjara yang digambarkan korup bukan perkara mudah. Para karakter harus berhadapan dengan tekanan sistem, konflik lama, dan ancaman tak kasat mata.

Ketegangan meningkat ketika para tahanan menyadari bahwa perjuangan individu tidak cukup. Mereka akhirnya terpaksa menanggalkan ego dan bersatu untuk menghadapi dua ancaman sekaligus: sistem yang menindas dan teror gaib dari kegelapan.

Daftar Pemeran Ghost in The Cell

Ghost in The Cell menghadirkan deretan aktor dari berbagai latar karakter. Abimana Aryasatya berperan sebagai Anggoro, sementara Almanzo Konoralma memerankan Buki.

Aming Sugandhi tampil sebagai Tokek, Arswendy Bening Swara sebagai Prakasa, dan Bront Palarae sebagai Jefry. Dimas Danang Suryonegoro juga masuk jajaran pemeran sebagai Irfan.

Film ini turut menampilkan Dewa Dayana sebagai Prakasa muda, Endy Arfian sebagai Dimas, Faiz Vishal sebagai Vijay, Haydar Salishz sebagai Donald, dan Yuhang Ho sebagai Rendra.

Nama lain yang ikut terlibat adalah Ical Tanjung sebagai Bambang, Kiki Narendra sebagai Sapto, Lukman Sardi sebagai Pendi, Magistus Miftah sebagai Novilham, Mike Lucock sebagai Wildan, Morgan Oey sebagai Bimo, serta Farrell Rafisqy.

Ghost in The Cell Dilirik 86 Negara

Sebelum tayang di bioskop Indonesia, Ghost in The Cell telah mengamankan distribusi di 86 negara. Capaian ini menjadikannya salah satu film Indonesia dengan jangkauan global luas dalam beberapa tahun terakhir.

Distribusi film ini mencakup Amerika Utara, Amerika Latin, dan sejumlah negara Eropa. Beberapa wilayah yang disebut meliputi Jerman, Prancis, Spanyol, dan Italia.

Ghost in The Cell juga dijadwalkan menjangkau Rusia, Australia, India, serta berbagai negara di Asia. Pencapaian ini melampaui distribusi film Joko Anwar sebelumnya, Pengabdi Setan, yang disebut tayang di 42 negara.

Tampil di Berlinale 2026

Ghost in The Cell juga mencuri perhatian di Berlin International Film Festival 2026 atau Berlinale. Film ini terpilih untuk melakukan world premiere dalam seksi Forum.

Seksi Forum dikenal sebagai ruang bagi film dengan pendekatan eksperimental dan perspektif unik. Joko Anwar menyebut kehadiran film Indonesia di ruang seperti itu menunjukkan bahwa cerita lokal dapat berdialog dengan penonton global.

Ia juga menyampaikan bahwa pemutaran lanjutan Ghost in The Cell di Berlin mendapat respons positif. Tiket pemutaran disebut terjual habis, sementara penonton berkesempatan mengenal lebih jauh film horor Indonesia.

Horor Komedi dengan Kritik Sosial

Ghost in The Cell tidak hanya mengandalkan unsur horor dan komedi. Film ini juga membawa kritik terhadap persoalan sosial yang menjadi bagian dari cerita.

Narasinya menyentuh isu penyalahgunaan kekuasaan, praktik korupsi, dan sistem hukum yang rusak. Latar penjara digunakan sebagai ruang untuk memperlihatkan ketidakadilan sistemik yang dihadapi para karakter.

Dengan latar Lapas Labuhan Angsana, Ghost in The Cell menempatkan para narapidana dalam konflik berlapis. Mereka harus menghadapi kekerasan antarsesama tahanan, sistem yang menekan, dan kekuatan gaib yang mengincar energi negatif terbesar.

Link Nonton Ghost in The Cell

Link nonton Ghost in The Cell Cek jadwal tayang dan pesan tiket Ghost in The Cell melalui situs bioskop pilihan Anda berikut ini:

Bioskop CGV: https://www.cgv.id/en/movies/info/26011800

Bioskop 21Cineplex: https://m.21cineplex.com/id/movies/16GITC

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget