Cara Membersihkan Plafon Kuning Akibat Bocor agar Rumah Terlihat Rapi Lagi
- Freepik
Gadget – Noda kuning pada plafon rumah sering muncul akibat rembesan air. Masalah ini bisa mengganggu tampilan ruangan, terutama pada rumah dengan desain minimalis yang mengandalkan kesan bersih dan rapi.
Namun, membersihkan noda saja belum cukup. Sumber kebocoran perlu dicari dan diperbaiki lebih dulu agar noda tidak kembali muncul setelah plafon dibersihkan atau dicat ulang.
Cari Sumber Kebocoran Lebih Dulu
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menemukan penyebab rembesan air pada plafon.
Jika sumbernya berasal dari atap, periksa bagian atap yang rusak dan lakukan perbaikan. Pada kondisi tertentu, atap yang sudah terlalu parah mungkin perlu diganti dengan yang baru.
Jika rembesan berasal dari kamar mandi di lantai atas, periksa bagian dempul yang sudah usang. Dempul yang tidak lagi rapat bisa menjadi salah satu penyebab kebocoran.
Periksa Toilet dan Saluran Air
Selain atap dan dempul kamar mandi, area lain yang perlu diperhatikan adalah toilet dan saluran air.
Toilet yang meluap dapat menyebabkan air merembes ke bagian bawah. Saluran air yang tersumbat juga perlu dibersihkan agar tidak memicu banjir pada lantai kamar mandi.
Perbaikan di tahap ini penting agar plafon tidak kembali bernoda setelah proses pembersihan selesai.
Bersihkan Noda Kuning pada Plafon
Setelah sumber kebocoran ditangani, noda kuning pada plafon bisa mulai dibersihkan.
Gunakan campuran air hangat dan pemutih untuk membantu memudarkan noda. Larutan ini juga dapat membantu menghilangkan jamur, minyak, kotoran, dan debu yang tertinggal di permukaan plafon.
Saat membersihkan, gunakan kain bersih atau spons. Usap area bernoda dengan hati-hati agar permukaan plafon tetap terjaga.
Gunakan Cat Primer sebagai Lapisan Dasar
Setelah noda dibersihkan, tahap berikutnya adalah mengaplikasikan cat primer.
Pilih primer berbasis minyak dan tahan jamur untuk membantu menutupi noda pada plafon. Lapisan dasar ini penting agar bekas noda tidak mudah terlihat kembali.
Hindari langsung memakai cat lateks di atas noda. Cat lateks dapat larut saat terkena air, sehingga mineral dari noda yang sudah larut bisa muncul lagi saat cat mengering.