Akun Google Komikus Jepang Diblokir AI, Arsip Digital Hilang

Akun Google Komikus Jepang Diblokir AI, Arsip Digital Hilang
Sumber :
  • Rob Schultz / Foundry

Gadget – Masahiro Itosugi, komikus manga asal Jepang, baru-baru ini mengalami kejadian yang mungkin jadi mimpi buruk bagi banyak pengguna layanan cloud. Akun Google yang digunakannya sehari-hari tiba-tiba diblokir oleh sistem AI Google, menyebabkan hilangnya seluruh arsip digital dan karya manga miliknya yang tersimpan di dalamnya.

img_title Penyebab HP Lemot Padahal Galeri Kosong? Ini Trik Jitu Bersihkan Ruang Penyimpanan Tanpa Buang Foto Utama
  • Akun Google Itosugi disuspend otomatis saat mengunggah data manga lama ke Google Drive.

  • Seluruh akses ke layanan Google, termasuk Gmail dan YouTube, ikut terblokir akibat penangguhan akun.

  • File manga yang diunggah diduga salah terdeteksi sebagai pelanggaran oleh sistem moderasi AI tanpa peringatan.

  • Kejadian ini memicu kekhawatiran soal efektivitas dan risiko sistem moderasi otomatis berbasis AI di layanan cloud.

Bagaimana Akun Itosugi Bisa Diblokir Begitu Saja?

img_title Microsoft Hentikan Sync Samsung Gallery ke OneDrive Mulai 2026!

Itosugi mengunggah draft manga pribadinya ke Google Drive, tapi tiba-tiba muncul peringatan dan kemudian permintaan peninjauan ulang ditolak. Akibatnya, akun Google miliknya disuspend secara permanen. Ini bukan hanya berarti kehilangan file yang diunggah, tapi juga akses ke layanan Google lain seperti Gmail dan YouTube yang terhubung ke akun tersebut.

Masalahnya, sistem moderasi AI yang digunakan Google tampaknya secara otomatis menandai file tersebut sebagai pelanggaran kebijakan tanpa memberikan peringatan yang jelas terlebih dahulu. Hal ini tentu sangat merepotkan, apalagi bagi kreator yang menyimpan karya penting di cloud.

img_title Kapasitas Penyimpanan Gmail Baru Dipangkas Jadi 5GB, Ini Faktanya

Kasus Serupa yang Pernah Terjadi Sebelumnya

Kasus Itosugi bukan satu-satunya. Pada 2024, penulis novel romansa K. Renee kehilangan akses ke 10 draft novel yang tengah dikembangkan, dengan total sekitar 220.000 kata. File tersebut tiba-tiba dihapus oleh sistem Google Drive, diduga karena sistem deteksi spam atau moderasi otomatis yang keliru menilai file tersebut.

Di akhir 2025, seorang pengembang aplikasi asal Yunani juga melaporkan kehilangan seluruh isi drive digitalnya setelah AI Gemini 3 Pro menghapus data secara otomatis tanpa pemberitahuan.

Kasus paling kontroversial terjadi pada 2022, ketika seorang ayah kehilangan akses akun Google setelah mengirim foto medis anaknya untuk keperluan pemeriksaan dokter. Meskipun polisi menyatakan ayah tersebut tidak bersalah, Google tetap menolak memulihkan akunnya.

Halaman Selanjutnya
img_title