Listrik Padam Massal di Sumatera Ganggu Jaringan Telkomsel, XL & Indosat

Listrik Padam Massal di Sumatera Ganggu Jaringan Telkomsel, XL & Indosat
Sumber :
  • Ist.

Gadget – Sejak Jumat sore, 22 Mei 2026, pemadaman listrik serentak melanda enam provinsi di Pulau Sumatera, memicu gangguan berantai pada layanan telekomunikasi dan internet. Wilayah yang terdampak meliputi Riau, Sumatera Utara, Aceh, Jambi, Lampung, dan Sumatera Barat menyebabkan jutaan warga kehilangan akses komunikasi digital dalam waktu bersamaan.

img_title Konektivitas Tanpa Batas, Telkomsel Kawal Jemaah Haji di Tanah Suci

Akibat mati listrik massal ini, jaringan operator seluler utama Telkomsel, XL Smart, dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengalami penurunan kualitas layanan signifikan, bahkan sempat tidak dapat digunakan sama sekali di sejumlah titik strategis. Situasi ini memicu kekhawatiran publik, terutama di tengah ketergantungan masyarakat pada layanan digital untuk bekerja, belajar, bertransaksi, hingga berkoordinasi darurat.

Artikel ini menyajikan analisis mendalam tentang penyebab teknis pemadaman, dampak sistemik terhadap infrastruktur telekomunikasi, respons operator, serta progres pemulihan oleh PLN hingga Sabtu pagi, 23 Mei 2026.

img_title Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikuti IndonesiaNEXT Tahun ke-10

Penyebab Teknis: Gangguan Transmisi 150 kV Picu “Split System” di Jaringan Sumatera

Menurut keterangan resmi PT PLN (Persero), pemadaman massal bukan disebabkan oleh satu titik kegagalan lokal, melainkan gangguan sistemik pada jaringan transmisi tegangan tinggi.

img_title Aturan Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Berlaku Maret 2026

PLN menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara dan Tengah mengalami “split system” yakni pemisahan paksa antar-segmen jaringan akibat ketidakstabilan aliran daya. Gangguan utama terjadi pada saluran transmisi 150 kiloVolt (kV), yang merupakan tulang punggung distribusi listrik lintas provinsi.
Ketika sistem terpisah:

  • Pembangkit listrik tidak bisa menyalurkan daya secara merata
  • Beban listrik menjadi tidak seimbang
  • Proteksi otomatis aktif dan memutus aliran ke wilayah tertentu untuk mencegah kerusakan lebih luas

Akibatnya, pemadaman menyebar cepat dari satu provinsi ke provinsi lain yang terhubung dalam satu grid kelistrikan Sumatera.

Dampak pada Infrastruktur Telekomunikasi: Menara BTS Mati, Jaringan Kolaps

Infrastruktur telekomunikasi sangat bergantung pada pasokan listrik stabil. Meski menara BTS (Base Transceiver Station) dilengkapi baterai cadangan dan genset, kapasitasnya terbatas biasanya hanya bertahan 4–8 jam tanpa pengisian ulang.

Respons Operator Seluler:

1. Telkomsel
Nizar Fuadi, VP Area Network Operations Sumatera Telkomsel, mengonfirmasi penurunan kualitas layanan di Sumatera Bagian Utara, Tengah, dan sebagian Selatan.

Halaman Selanjutnya
img_title