Strava IPO! Aplikasi Olahraga Favorit Gen Z Siap Jadi Perusahaan Publik

Strava IPO! Aplikasi Olahraga Favorit Gen Z Siap Jadi Perusahaan Publik
Sumber :
  • strava

GadgetAplikasi olahraga populer Strava kini memasuki babak baru dalam sejarahnya. Dilaporkan oleh The Information, perusahaan yang berbasis di San Francisco ini telah secara resmi mengajukan dokumen penawaran umum perdana saham (IPO) ke otoritas bursa saham Amerika Serikat. Langkah ini menandai puncak dari transformasi Strava dari sekadar aplikasi pelacak lari dan bersepeda menjadi jejaring sosial kebugaran global yang digunakan oleh lebih dari 150 juta pengguna aktif.

Daftar Lengkap Pemenang App Store Awards 2025, Siapa Juara Tahun Ini?

Dengan dukungan Goldman Sachs sebagai penjamin emisi utama (lead underwriter), IPO Strava diperkirakan akan dilangsungkan pada musim semi 2026, kemungkinan antara Maret hingga Mei jika tidak ada kendala regulasi atau pasar. Meski detail seperti jumlah dana yang ingin dihimpun, harga saham awal, atau valuasi pasti belum diumumkan publik, sumber internal menyebut valuasi terakhir Strava mencapai 2,2 miliar dollar AS (sekitar Rp36,9 triliun) pada Mei 2025.

Artikel ini mengupas tuntas latar belakang IPO Strava, pertumbuhan bisnisnya, strategi ekspansi, serta dampaknya terhadap industri teknologi dan gaya hidup digital.

Inilah Fitur Baru iOS 26.1 Beta yang Bikin Aktivitas Harian Lebih Mudah!

Mengapa IPO Sekarang? Momentum Pasca-Pandemi dan Ledakan Komunitas Olahraga

Keputusan Strava untuk go public bukanlah kebetulan. Ini adalah respons strategis terhadap tren global yang sedang menguntungkan:

Strava Gugat Garmin, Tuduh Langgar Dua Paten Fitur Peta dan Segmen
  • Lonjakan minat olahraga di kalangan Gen Z dan Milenial
  • Pergeseran dari media sosial konvensional ke platform berbasis aktivitas nyata
  • Peningkatan signifikan dalam pendapatan langganan premium

Menurut laporan Strava Year in Sport 2025, partisipasi dalam klub lari global meningkat 59% sepanjang 2024. Bahkan, 1 dari 5 responden Gen Z mengaku pernah berkencan dengan orang yang ditemui melalui komunitas lari menjadikan Strava sebagai “Tinder untuk pelari” versi sehat.

CEO Strava, Michael Martin, sebelumnya telah mengisyaratkan niat IPO kepada Financial Times pada Oktober 2025, menyatakan bahwa perusahaan akan go public “pada waktu yang tepat.” Kini, waktu itu tampaknya telah tiba.

Profil Keuangan: Pendapatan Naik 50%, Tapi Masih di Bawah $500 Juta

Meski popularitasnya meledak, Strava masih merupakan perusahaan dengan skala pendapatan relatif kecil dibanding raksasa teknologi lain. Laporan terbaru menunjukkan:

  • Pendapatan tahunan: di bawah 500 juta dollar AS (sekitar Rp8,4 triliun)
  • Pertumbuhan pendapatan: lebih dari 50% dalam setahun terakhir
  • Pendapatan dari langganan premium: 180 juta dollar AS (Rp2,9 triliun) pada 2025, menurut Sensor Tower
Halaman Selanjutnya
img_title