Bikin Geger! Ini 3 Mobil Listrik GAC Aion 2025 dengan Jarak Tempuh 500 Km & Harga Ramah Kantong

3 Mobil Terbaru GAC Aion 2025
Sumber :
  • aion

Pasar otomotif Indonesia di tahun 2025 semakin ramai dengan hadirnya deretan mobil listrik baru. Salah satu yang cukup menyita perhatian adalah lini terbaru dari GAC Aion, merek otomotif asal Tiongkok yang serius menggarap segmen kendaraan listrik. Tahun ini, ada tiga model yang meluncur dan langsung menarik perhatian pencinta otomotif, yaitu Aion UT, Aion V, dan Aion ES. Ketiganya menawarkan teknologi canggih, desain modern, serta harga yang relatif kompetitif untuk kelas kendaraan listrik.

3 Skuter Listrik Harga Terjangkau dengan Fitur Keren di Januari 2026

Untuk memberi gambaran lebih jelas, berikut ulasan lengkap mengenai spesifikasi, fitur unggulan, hingga kisaran harga dari ketiga model tersebut.


Terobosan Finlandia: Listrik Nirkabel Hadapi 3 Tantangan Besar

AION UT (2025)

Model pertama yang hadir adalah Aion UT, mobil listrik bergaya urban yang dirancang untuk masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi.

Mobil Ramah Lingkungan: Perbandingan Mobil Hidrogen dan Mobil Listrik

Dari sisi dimensi, Aion UT memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, serta jarak sumbu roda 2.750 mm. Proporsi ini membuatnya terasa lincah untuk digunakan di jalan perkotaan, namun tetap cukup lapang untuk kebutuhan keluarga kecil.

Di sektor mesin dan performa, Aion UT mengandalkan motor listrik permanent magnet synchronous yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 201 hp dengan torsi mendekati 210 Nm. Dengan tenaga tersebut, mobil ini bisa melaju bertenaga tanpa harus mengorbankan efisiensi. Bahkan, dalam kondisi baterai penuh, mobil ini sanggup menempuh jarak hingga 500 km.

Kapasitas baterai yang besar turut didukung kemampuan fast charging. Hanya butuh sekitar 24 menit untuk mengisi daya dari 30 persen hingga 80 persen menggunakan sistem DC fast charging tipe CCS2. Keunggulan ini jelas memberi nilai tambah bagi pengguna yang tak ingin buang waktu di stasiun pengisian.

Tak hanya performa, desainnya juga patut diperhitungkan. Eksteriornya tampil atraktif dengan konsep floating roof atau atap melayang, lampu depan terinspirasi dari “mata burung hantu”, serta garis bodi streamline modern hasil rancangan Stéphane Janin dari GAC Advanced Design Center Europe. Semua ini membuatnya terlihat futuristis dan stylish.

Beranjak ke bagian interior, Aion UT menawarkan kenyamanan tingkat tinggi. Kursi depannya bisa direbahkan hingga 180 derajat, dilengkapi panoramic glass roof dengan tirai elektrik, serta material kabin soft-touch yang menghadirkan kesan mewah. Pengemudi juga dimanjakan dengan layar sentral HD berukuran 14,6 inci yang sudah ditenagai chip Qualcomm SA8155P, sehingga tampilan terasa jernih dan responsif.

Fitur keselamatan pun lengkap, mulai dari ADAS Level 2, Integrated Cruise Assist, hingga Intelligent Body Control Module yang memungkinkan fitur auto-unlock, climate control otomatis, walk-away locking, dan hands-free tailgate.

Mobil ini hadir dalam dua varian, yaitu Standard dan Premium. Menariknya, harga pre-booking untuk varian Standard dibanderol di bawah Rp 330 juta OTR Jakarta, sedangkan versi Premium sedikit lebih tinggi. Untuk ukuran mobil listrik dengan teknologi modern, harga ini tentu cukup bersaing.


AION V (2025)

Berikutnya ada Aion V, SUV listrik yang lebih bongsor dibanding Aion UT. Mobil ini cocok untuk mereka yang membutuhkan ruang lebih luas namun tetap ingin mengandalkan kendaraan ramah lingkungan.

Dari sisi ukuran, Aion V memiliki panjang sekitar 4.605 mm, lebar 1.854 mm, tinggi 1.686 mm, dan jarak sumbu roda 2.775 mm. Dimensi ini memberikan kabin lega serta bagasi berkapasitas sekitar 427 liter.

Untuk performa, mobil ini dibekali tenaga sekitar 181 hp dengan torsi 240 Nm. Jarak tempuhnya bahkan lebih panjang, mencapai 505 km dalam satu kali pengisian penuh. Dengan daya jelajah sebesar ini, Aion V cukup andal dipakai untuk perjalanan luar kota tanpa perlu khawatir kehabisan baterai.

Tampilan luar mobil ini semakin gagah berkat penggunaan velg alloy 19 inci yang berpadu dengan ban berperforma tinggi. Dari sisi kenyamanan, Aion V mengandalkan suspensi depan independent McPherson dan suspensi belakang torsion beam. Sementara untuk pengereman, sudah menggunakan rem cakram berventilasi yang menjamin keamanan.

Interiornya juga cukup modern dengan fitur-fitur khas SUV listrik. Walaupun detail kelengkapan bisa berbeda sesuai varian yang masuk ke pasar lokal, secara umum Aion V menawarkan kombinasi desain elegan, kabin luas, serta teknologi canggih.


AION ES (2025)

Model ketiga adalah Aion ES, sedan listrik yang dirancang untuk pasar menengah dengan harga lebih terjangkau.

Mobil ini memiliki dimensi panjang sekitar 4.810 mm, lebar 1.880 mm, tinggi 1.545 mm, dan wheelbase 2.750 mm. Dengan ukuran tersebut, Aion ES menyuguhkan kabin cukup lega. Bagasi yang ditawarkan mencapai 450 liter, sehingga praktis untuk membawa barang bawaan dalam perjalanan jauh.

Di sektor mesin, Aion ES hadir dengan tenaga sekitar 135 hp dan torsi 225 Nm. Jarak tempuhnya mencapai 442 km, cukup memadai untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak menengah.

Baterai lithium-ion berkapasitas 55,2 kWh bisa diisi penuh dalam waktu sekitar 8,5 jam menggunakan pengisian AC. Namun, jika memakai fast charging DC, waktu pengisian bisa dipangkas hanya 1,4 jam. Kecepatan ini menjadikan Aion ES cukup praktis digunakan.

Keunggulan lain terletak pada kenyamanan kabin. Mobil ini menawarkan head room depan sekitar 980 mm dan leg room belakang hingga 968 mm, yang lebih luas dibandingkan beberapa kompetitornya. Platform yang digunakan, yaitu AEP 3.0, memberikan kestabilan lebih baik dengan distribusi bobot depan-belakang seimbang 50:50.

Untuk melengkapi kenyamanan, Aion ES menggunakan velg alloy 17 inci, suspensi depan double wishbone, serta suspensi belakang torsion beam. Rem cakram ventilasi di keempat roda juga memastikan pengereman lebih maksimal.

Kehadiran tiga model terbaru GAC Aion di tahun 2025 jelas menjadi angin segar bagi pasar kendaraan listrik. Aion UT tampil praktis dengan desain urban futuristis, Aion V menawarkan keunggulan jarak tempuh dan ruang kabin lebih luas, sementara Aion ES menghadirkan sedan listrik dengan harga lebih ramah namun tetap berteknologi tinggi.

Ketiganya menunjukkan keseriusan GAC Aion dalam memberikan pilihan kendaraan listrik modern dengan harga kompetitif. Dengan fitur canggih, desain menarik, dan jarak tempuh mumpuni, mobil-mobil ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan listrik di tahun 2025.