Kemkomdigi Hentikan Worldcoin, Proyek Kripto Sam Altman yang Gunakan Pemindaian Retina
- KOMDIGI
Pemeriksaan dan Klarifikasi Terhadap Operator Lokal
Sebagai tindak lanjut, Kemkomdigi akan memanggil perwakilan dari PT Sandina Abadi Nusantara dan PT Terang Bulan Abadi untuk meminta klarifikasi. Pemerintah ingin memastikan bahwa operasional Worldcoin dan WorldID sesuai dengan regulasi dan tidak mengancam privasi serta keamanan data masyarakat.
Pemeriksaan ini juga akan mencakup audit sistem dan verifikasi legalitas platform digital tersebut. Jika ditemukan pelanggaran lanjutan, tidak menutup kemungkinan akan ada sanksi lebih lanjut, termasuk pemblokiran permanen.
Masyarakat Diimbau Waspada Terhadap Layanan Digital Tak Sah
Kemkomdigi juga mengimbau masyarakat agar tidak tergiur oleh imbalan yang ditawarkan layanan digital, terlebih jika belum jelas legalitasnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk turut menjaga ruang digital yang aman dan terpercaya bagi seluruh warga negara,” kata Alexander.
Masyarakat diminta melaporkan jika menemukan penyelenggara layanan digital yang mencurigakan melalui kanal pengaduan resmi pemerintah.
Keramaian di Lokasi Worldcoin: Bekasi dan Depok Disorot
Meski status perizinan dibekukan, di media sosial beredar video dan foto yang menunjukkan kerumunan warga di gedung yang disebut sebagai titik aktivitas Worldcoin. Lokasi ini berada di dua kota besar, yakni Bekasi dan Depok.
Dalam dokumentasi yang tersebar, terlihat deretan motor terparkir dan masyarakat mengantre untuk memindai retina mata mereka. Narasi menyebutkan bahwa masyarakat mendapat imbalan kripto setelah melakukan proses pemindaian melalui perangkat Orb.
Kegiatan tersebut kini menjadi sorotan publik, terlebih dengan status layanan yang sedang dibekukan oleh pemerintah.
Risiko Layanan Biometrik: Privasi Jadi Taruhan
Pemindaian biometrik, seperti retina mata, termasuk dalam kategori data pribadi yang sangat sensitif. Menyerahkan data biometrik ke layanan yang belum terverifikasi secara penuh tentu menghadirkan potensi risiko besar, baik dari sisi privasi maupun penyalahgunaan data.
Meski Worldcoin mengklaim sistem mereka terenkripsi dan aman, tanpa pengawasan dan regulasi yang ketat, penggunaan data biometrik dapat menjadi senjata bermata dua.
Worldcoin dan Proyek Identitas Digital Global: Visi vs Realita
Visi besar Worldcoin adalah menciptakan sistem verifikasi global untuk semua manusia di dunia. Dengan identitas digital berbasis iris, sistem ini digadang-gadang bisa memverifikasi manusia secara unik, mencegah penyalahgunaan identitas, dan bahkan mendukung kebijakan Universal Basic Income (UBI).