Bocoran PS6 Handheld: Sony Siapkan Game untuk Perangkat Daya Rendah
- Gizmochina
Zen 6c sendiri merupakan varian core kecil (little cores) dari arsitektur Zen 6 AMD, yang dirancang untuk efisiensi daya tinggi mirip dengan desain big.LITTLE di chip mobile ARM. Pendekatan ini memungkinkan perangkat menjalankan game dengan performa cukup baik, sambil mempertahankan masa pakai baterai yang layak.
Sebagai perbandingan, PS6 rumahan diperkirakan akan menggunakan CPU berbasis Zen 6 full-core dengan 8 core atau lebih, serta GPU berbasis arsitektur RDNA 4 atau setara jauh lebih bertenaga.
Kaitan dengan Fitur Baru di PS5: Power Saver Mode Jadi Prioritas
Yang menarik, strategi ini bukan muncul tiba-tiba. Sony telah meletakkan fondasinya sejak beberapa bulan lalu melalui pembaruan pada PS5 Software Development Kit (SDK).
Kini, Power Saver Mode dan Low Power Mode telah menjadi bagian bawaan SDK dan menurut MLID, pengoptimalan untuk mode hemat daya ini kini lebih diprioritaskan daripada penyesuaian khusus untuk PS5 Pro (yang kabarnya akan dirilis akhir 2025).
Ini menunjukkan bahwa Sony tidak hanya memikirkan backward compatibility, tapi juga menyiapkan jalur migrasi yang mulus dari PS5 ke PS6 terutama dalam konteks efisiensi energi dan skalabilitas performa.
Mengapa Sony Butuh PS6 Handheld?
Dorongan Sony untuk masuk ke pasar konsol genggam bukan tanpa alasan. Beberapa faktor strategis yang mendorong langkah ini:
1. Persaingan dengan Nintendo Switch dan Steam Deck
Meski Switch mulai menua, ia tetap mendominasi pasar konsol portabel. Sementara Steam Deck, ROG Ally, dan Lenovo Legion Go membuktikan ada permintaan besar untuk perangkat gaming PC-portabel berperforma tinggi. Sony yang selama ini absen di segmen ini berisiko kehilangan generasi pemain mobile.
2. Ekspansi Ekosistem PlayStation
Dengan PS6 handheld, Sony bisa menawarkan pengalaman gaming seamless: main di TV dengan PS6 rumahan, lalu lanjutkan di perjalanan dengan versi handheld mirip strategi Microsoft dengan cloud gaming, tapi dalam bentuk perangkat fisik.
3. Fleksibilitas bagi Developer
Dengan satu basis kode dan panduan skalabilitas yang jelas, developer bisa merilis game yang secara otomatis menyesuaikan kualitas grafis dan performa tergantung perangkat mirip pendekatan Apple dengan iPhone dan iPad.