Smartwatch Premium Xiaomi Baru: Gesture Control via EMG & Panggilan via eSIM!
- Xiaomi
Gadget – Xiaomi kembali mengguncang pasar wearable dengan peluncuran Xiaomi Watch 5 di Tiongkok, bersamaan dengan flagship terbaru mereka, Xiaomi 17 Ultra. Sebagai penerus dari Xiaomi Watch 2, smartwatch ini bukan sekadar penyegaran melainkan lompatan besar dalam teknologi kesehatan, konektivitas, dan daya tahan baterai.
Yang paling mencolok: Xiaomi Watch 5 kini hadir dengan sensor ECG (electrocardiogram) dan EMG (electromyography) fitur yang biasanya hanya ditemukan di smartwatch premium kelas atas seperti Apple Watch atau Samsung Galaxy Watch6 Classic. Ditambah lagi dengan dukungan eSIM, layar AMOLED 1.500 nits, chipset dual-core Snapdragon W5, dan sistem operasi HyperOS 3, perangkat ini siap menjadi pesaing serius di segmen high-end.
Artikel ini mengupas tuntas desain, performa, fitur kesehatan revolusioner, dan potensi Xiaomi Watch 5 sebagai pengganti ponsel dalam skenario sehari-hari.
Desain Premium: Kaca Safir, Stainless Steel, dan Layar Lebih Besar
Meski mempertahankan ukuran casing 47mm seperti pendahulunya, Xiaomi Watch 5 terlihat jauh lebih modern berkat bezel yang jauh lebih tipis. Hasilnya? Layar AMOLED 1,54 inci yang lebih luas dan imersif menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya.
Layar ini mendukung:
- Kecerahan puncak 1.500 nits – terbaca jelas bahkan di bawah sinar matahari langsung
- Refresh rate 60Hz – memberikan animasi yang mulus dan responsif
Bodi smartwatch dibuat dari stainless steel anti-karat, sementara pelindung layarnya menggunakan kaca safir material yang biasanya hanya ditemukan di jam tangan mewah. Ketahanannya terhadap goresan jauh melampaui kaca biasa, menjaga tampilan tetap kinclong meski dipakai sehari-hari.
Xiaomi juga menawarkan beragam tali (strap) berukuran 22mm, termasuk:
- Fluoroelastomer – ringan dan tahan keringat, ideal untuk olahraga
- Kulit asli – untuk tampilan elegan di lingkungan profesional
- Titanium 3D-printed – eksklusif, ringan, dan futuristik
Kombinasi material dan opsi personalisasi ini menjadikan Xiaomi Watch 5 cocok untuk segala situasi dari gym hingga rapat bisnis.
Performa & Baterai: Dual-Chip Snapdragon W5, Tahan Hingga 18 Hari!
Salah satu peningkatan paling signifikan ada di sektor performa. Xiaomi Watch 5 menggunakan arsitektur dual-chip:
- Snapdragon W5 – menangani tugas berat seperti GPS, animasi 3D, dan pemrosesan sensor
- Hengxuan 2800 – chip hemat daya untuk tugas latar belakang seperti pemantauan detak jantung
Kombinasi ini memungkinkan keseimbangan sempurna antara kecepatan dan efisiensi energi.
Hasilnya? Daya tahan baterai yang luar biasa:
- 6 hari dalam mode performa penuh (dengan selalu-on display, GPS aktif, notifikasi terus-menerus)
- Hingga 18 hari dalam mode hemat daya (tanpa always-on, notifikasi minimal)
Ini jauh melampaui rata-rata smartwatch WearOS atau bahkan beberapa model Apple Watch yang hanya bertahan 18–36 jam.
Fitur Kesehatan Revolusioner: ECG & EMG untuk Deteksi Dini
Xiaomi Watch 5 bukan sekadar pelacak aktivitas ia adalah asisten kesehatan pribadi di pergelangan tangan.
1. Sensor ECG (Elektrokardiogram)
Dengan dua elektroda di casing dan tali, pengguna bisa merekam ECG dalam 30 detik. Data ini dapat mendeteksi:
- Aritmia (detak jantung tidak teratur)
- Atrial Fibrillation (AFib) – faktor risiko utama stroke
- Potensi tanda awal serangan jantung
- Data ECG dapat diekspor dan dibagikan ke dokter melalui aplikasi Mi Fitness.
2. Sensor EMG (Elektromiografi)
Fitur ini bahkan lebih inovatif. EMG mendeteksi sinyal listrik dari otot dan saraf melalui sensor di permukaan kulit. Selain untuk diagnosis gangguan neuromuskular, Xiaomi memanfaatkannya untuk:
- Kontrol gestur – cukup gerakkan jari tertentu untuk mengganti lagu, menolak panggilan, atau mengambil foto
- Analisis kekuatan genggaman tangan – berguna untuk rehabilitasi atau pelatihan atlet
Ini adalah salah satu implementasi EMG pertama di smartwatch konsumen dan bisa jadi awal dari era interaksi tanpa sentuh di wearable.
3. Pemantauan Kesehatan Lengkap
- Detak jantung 24/7
- Tingkat saturasi oksigen darah (SpO2)
- Analisis tidur mendalam (termasuk tahap REM dan deep sleep)
- Pemantauan stres dengan rekomendasi pernapasan
- Suhu kulit (melalui sensor baru)
- Olahraga & Navigasi: 150+ Mode & GPS Bawaan
Bagi atlet dan penggemar kebugaran, Xiaomi Watch 5 menawarkan lebih dari 150 mode olahraga, termasuk:
- Lari, bersepeda, renang (kedap air hingga 5ATM)
- Yoga, mendaki, ski, hingga panjat tebing
- Mode gym canggih: menampilkan animasi 3D gerakan latihan dan memberikan evaluasi performa real-time berdasarkan repetisi, kecepatan, dan bentuk tubuh
Smartwatch ini juga dilengkapi GPS bawaan multi-sistem (GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou), memungkinkan navigasi offline tanpa ponsel. Pengguna bisa mengunduh peta trek lari atau rute hiking, lalu mengikuti panduan langsung di pergelangan tangan.
HyperOS 3 & eSIM: Smartwatch yang Bisa Berdiri Sendiri
Berbeda dari Xiaomi Watch 2 yang menggunakan WearOS, Watch 5 kini berjalan di HyperOS 3 sistem operasi buatan Xiaomi yang dioptimalkan untuk ekosistem perangkat mereka.
Keunggulan HyperOS 3:
- Integrasi mulus dengan smartphone Xiaomi
- Asisten suara "Super XiaoAi" – bisa mengatur alarm, cek cuaca, kirim pesan, dll.
- Animasi UI lebih halus dan responsif
Yang paling revolusioner: varian eSIM. Dengan eSIM, pengguna bisa:
- Menelepon dan menerima panggilan tanpa ponsel
- Mengirim pesan teks
- Melakukan pembayaran NFC (via Mi Pay)
- Streaming musik langsung dari cloud
Ini menjadikan Xiaomi Watch 5 bukan sekadar aksesori, tapi perangkat komunikasi mandiri sempurna untuk lari pagi, gym, atau perjalanan ringan tanpa membawa ponsel.
Harga & Ketersediaan
- Varian standar: 1.999 yuan (~Rp4,7 juta)
- Varian eSIM: 2.299 yuan (~Rp5,4 juta)
Saat ini, Xiaomi Watch 5 hanya tersedia di Tiongkok melalui platform resmi Xiaomi dan JD.com. Belum ada pengumuman resmi mengenai peluncuran global, tetapi mengingat popularitas seri Watch di Asia Tenggara dan Eropa, rilis internasional kemungkinan besar akan terjadi dalam 3–6 bulan ke depan.
Kesimpulan: Xiaomi Watch 5, Smartwatch Paling Komplet 2025?
Dengan menggabungkan sensor medis kelas klinis (ECG/EMG), konektivitas mandiri (eSIM), baterai tahan lama, dan desain premium, Xiaomi Watch 5 bukan hanya sekadar penerus ia adalah pernyataan ambisi Xiaomi untuk menyaingi Apple dan Samsung di puncak piramida smartwatch.
Bagi pengguna yang menginginkan kesehatan, gaya, dan kemandirian dalam satu perangkat, Xiaomi Watch 5 layak menjadi pertimbangan utama. Dan dengan harga di bawah Rp5,5 juta untuk varian eSIM, nilai yang ditawarkan jauh melampaui harganya.
Satu hal yang pasti: di tahun 2025, smartwatch bukan lagi tentang notifikasi tapi tentang menyelamatkan nyawa. Dan Xiaomi baru saja membuktikannya.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |