Intel Arc B390 iGPU Klaim Kalahkan RTX 4050

Intel Arc B390 iGPU Klaim Kalahkan RTX 4050
Sumber :
  • Istimewa

Perbandingan melawan Qualcomm Snapdragon X Elite 84-100 dengan iGPU Adreno menunjukkan perbedaan performa yang lebih jauh. Arc B390 menunjukkan keunggulan hingga 2,6 kali lebih tinggi dalam pengujian gaming rata-rata.

Acer Predator Helios Neo 14: Dilengkapi dengan Intel Core Ultra 7

Menantang Dominasi GPU Diskrit Entry-Level

Klaim paling kontroversial muncul saat Intel membandingkan Intel Arc B390 iGPU dengan GPU diskrit. Intel secara terbuka menguji B390 (TDP 45W) melawan NVIDIA GeForce RTX 4050 Laptop GPU (TDP 60W).

MSI THIN 15 B12VE Diskon 26%, Laptop Gamming I7 12650H RTX4050, Garansi Kehilangan dan ADP 1 Tahun!

Intel menyatakan bahwa Arc B390 mampu menyamai, bahkan melampaui, RTX 4050 Laptop GPU. Secara rata-rata, performa Arc B390 sekitar 10% lebih cepat dibanding RTX 4050 dalam pengujian game yang sama. Pencapaian ini menempatkan Arc B390 sebagai iGPU pertama yang langsung bersaing ketat dengan GPU diskrit kelas laptop entry-level.

Keunggulan Multi-Frame Generation

Prakiraan Cuaca BMKG DKI Jakarta Hari Ini Selasa, 13 Januari 2026

Selain kekuatan mentah, teknologi pendukung juga menjadi keunggulan Intel Arc B390 iGPU. iGPU ini adalah satu-satunya di pasaran yang mendukung teknologi Multi-Frame Generation (MFG) hingga mode 4x.

Dalam pengujian judul berat seperti Battlefield 6 dan Cyberpunk 2077, Arc B390 menggunakan XeSS 3 Multi-Frame Generation. Teknologi ini menghasilkan peningkatan frame rate signifikan. Bahkan, dalam beberapa skenario, iGPU ini mampu mengungguli Radeon 890M dan RTX 4050 Laptop GPU. Intel mencatat pengalaman gaming hingga 4x lebih smooth pada beberapa konfigurasi terbaiknya.

Proyeksi Jangka Panjang dan Dampak di Pasar Laptop

Peluncuran Intel Arc B390 iGPU mencerminkan arah baru dalam strategi grafis Intel. Mereka menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap arsitektur Xe3. Kemampuan B390 ini jelas akan membentuk ulang definisi laptop gaming entry-level dan kelas thin-and-light.

Ke depan, arsitektur Xe3 diharapkan membuka jalan bagi efisiensi dan peningkatan performa lebih lanjut di berbagai form factor. Dengan demikian, konsumen tidak perlu lagi bergantung pada GPU diskrit kelas bawah untuk menikmati pengalaman gaming 1080p yang memuaskan. Langkah ini memperkuat posisi Intel sebagai pemain kunci di seluruh segmen komputasi.