XLSMART Ungkap Kunci Capai Target Kecepatan Internet 60 Mbps
- Istimewa
- Operator XLSMART menganggap target pemerintah mencapai rata-rata kecepatan internet 60 Mbps pada 2026 sangat realistis, khususnya di wilayah perkotaan.
- Tantangan struktural terbesar terletak pada pemerataan layanan di luar perkotaan akibat keterbatasan fiberisasi dan spektrum frekuensi.
- Pemerintah melalui Komdigi menargetkan peningkatan kecepatan layanan mobile broadband hingga 100 Mbps pada 2029.
PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyatakan optimisme mereka terhadap target pemerintah dalam meningkatkan rata-rata layanan internet bergerak. Pemerintah menargetkan kecepatan internet 60 Mbps pada tahun 2026. XLSMART menilai capaian ini dapat direalisasikan, terutama di wilayah perkotaan besar yang telah memiliki infrastruktur jaringan memadai.
Alvin Aslam, Group Head Regulatory & Government Relations XLSMART, menjelaskan bahwa saat ini kecepatan broadband seluler yang dirasakan pelanggan di area perkotaan sudah mencapai puluhan Mbps. Pada kondisi optimal, kecepatan tersebut bahkan mendekati atau melampaui target nasional. Alvin menyampaikan hal ini kepada media pada Kamis (8/1/2026).
“Di luar perkotaan, kecepatan masih sangat bervariasi dan relatif lebih rendah,” tegas Alvin. Peningkatan kecepatan ini, menurutnya, tidak hanya fokus pada angka Mbps semata, tetapi juga menyangkut stabilitas dan konsistensi kualitas layanan.
Strategi XLSMART Dorong Peningkatan Jaringan
Operator pada prinsipnya siap mendukung penuh target kecepatan 60 Mbps yang dicanangkan pemerintah. XLSMART menyatakan kesiapan ini khususnya berlaku di wilayah yang infrastrukturnya sudah memadai. Pasca integrasi, XLSMART terus melakukan pengembangan jaringan secara menyeluruh dan agresif.
Pengembangan jaringan dilakukan melalui modernisasi perangkat 4G eksisting. Selain itu, XLSMART juga memulai penggelaran teknologi 5G secara bertahap untuk memperkuat kapasitas.
Optimalisasi Fiberisasi dan Spektrum
Perusahaan juga secara aktif memperluas fiberisasi pada site-site eksisting. Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas dan kualitas jaringan di titik layanan. Upaya teknis ini dilengkapi dengan optimalisasi spektrum frekuensi.
Lalu, XLSMART juga meningkatkan kapasitas jaringan inti (core network). Peningkatan ini mutlak diperlukan untuk mendukung kinerja layanan yang lebih andal dan siap menampung lonjakan trafik data.
Tantangan Struktural dan Isu Pemerataan
Meski operator sudah siap, Alvin menyebutkan masih terdapat sejumlah tantangan struktural. Tantangan ini menghambat peningkatan kualitas jaringan yang merata di seluruh wilayah. Keterbatasan infrastruktur fiber dan