Apple Tolak Wajib Serahkan Akses Kode Sumber ke India
- Istimewa
Bantahan Kontradiktif dari Kementerian IT India
Meskipun persyaratan penyerahan akses kode sumber tercantum dalam dokumen pemerintah yang diulas Reuters, Kementerian IT India mengeluarkan pernyataan kontradiktif. Juru bicara kementerian secara tegas "membantah pernyataan" bahwa mereka mempertimbangkan untuk meminta kode sumber dari produsen ponsel.
Sekretaris IT S. Krishnan mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah akan menanggapi kekhawatiran yang sah "dengan pikiran terbuka." Namun, Krishnan juga menyebutkan terlalu dini untuk menyikapi proposal secara berlebihan. Kementerian IT menambahkan, mereka tidak bisa berkomentar lebih jauh karena sedang berlangsungnya proses konsultasi berkelanjutan dengan perusahaan teknologi.
Preseden dan Ancaman Terhadap Regulasi Global
Konflik regulasi ini menunjukkan ketegangan yang terus meningkat antara pemerintah India dan perusahaan teknologi global. Sebelumnya pada Desember, Apple berhasil menolak instruksi pemerintah yang mewajibkan pemasangan aplikasi keamanan milik negara pada semua iPhone yang dijual. Pemerintah akhirnya membatalkan mandat wajib pra-instalasi setelah adanya tekanan signifikan dari advokat privasi dan oposisi politik.
Keputusan mengenai kewajiban akses kode sumber ini akan menjadi tolok ukur penting. Jika India berhasil memaksakan standar ini, hal tersebut berpotensi menciptakan preseden global baru. Standar baru ini bisa mengancam model bisnis dan operasi perusahaan teknologi di pasar internasional, sekaligus mengubah cara keamanan data India ditangani di masa depan.