Mengupas Misteri Ikan Teleskop Laut Dalam Bermata Raksasa

Mengupas Misteri Ikan Teleskop Laut Dalam Bermata Raksasa
Sumber :
  • Istimewa

Desain Samsung Galaxy A57 Terungkap: Lebih Ramping, Ungu Baru!
  • Mata berbentuk teropong adalah kunci bertahan hidup Ikan Teleskop di zona mesopelagik yang gelap.
  • Ikan ini merupakan hermaprodit sinkron, artinya satu individu memiliki dua organ reproduksi.
  • Larva Ikan Teleskop (Fase Rosaura) mengalami transformasi ekstrem yang membingungkan ilmuwan selama puluhan tahun.
  • Struktur rahang raptorial memungkinkan mereka menelan mangsa dengan ukuran hingga dua kali lipat tubuhnya.

ViewSonic Rilis ViewBoard Android 16, Standar Baru Panel Pendidikan 4K

Lautan dalam masih menyimpan misteri tak terhingga bagi para ilmuwan. Kondisi ekstrem—minim cahaya, tekanan air hebat, serta jarak yang jauh dari permukaan—menjadikannya habitat sulit dijangkau. Namun, justru di kedalaman inilah hidup berbagai spesies yang memiliki adaptasi luar biasa, salah satunya adalah Ikan Teleskop Laut Dalam.

Para peneliti tertarik pada ikan ini karena bentuk tubuh dan matanya yang sangat khas. Ikan Teleskop Laut Dalam (terdiri dari spesies Gigantura chuni dan Gigantura indica) mengembangkan mata raksasa menyerupai teropong sebagai senjata utama. Ikan ini tidak bersisik dan memiliki gigi runcing yang menciptakan ekspresi seringai khas, membuatnya tampak seperti makhluk dari dunia lain.

Strategi BaaS Polytron G3+: Jaminan Baterai Seumur Hidup

Evolusi Mata: Senjata Utama Ikan Teleskop Laut Dalam di Zona Gelap

Ikan Teleskop mendiami zona tengah malam atau zona mesopelagik. Zona ini berada di kedalaman antara 500 hingga 2.500 meter di bawah permukaan laut, hampir sepenuhnya gelap. Oleh karena itu, kemampuan visual yang super sensitif menjadi kunci absolut untuk bertahan hidup.

Meskipun ukuran tubuhnya relatif kecil, hanya sekitar 26 hingga 30 sentimeter saat dewasa, nama "teleskop" terinspirasi dari matanya yang luar biasa besar. Mata ini berbentuk tabung dan selalu menghadap ke atas.

Anatomi Unik untuk Berburu

Mata Ikan Teleskop berfungsi ganda. Pertama, mata ini menangkap kilatan cahaya bioluminesensi yang dipancarkan oleh organisme lain, memberi petunjuk lokasi mangsa. Kedua, dengan mengarahkan pandangan ke permukaan, ikan ini mampu mendeteksi siluet samar mangsa yang berenang di atasnya, yang terlihat kontras dengan cahaya matahari yang minim menembus lautan.

Dalam sejumlah ekspedisi laut, para ilmuwan bahkan merekam fenomena menarik. Ikan-ikan ini terlihat melayang sejajar, dengan posisi kepala tegak mengarah ke atas, seolah memindai seluruh dunia di atas mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title