Exynos 2600 Kalahkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 di GPU? Ini Buktinya!

Exynos 2600 Kalahkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 di GPU? Ini Buktinya!
Sumber :
  • sammobile

Untuk konteks:

Perbandingan Samsung Galaxy A54 vs A55 5G: Mana Lebih Worth It?
  • Snapdragon 8 Gen 3 biasanya mencetak skor OpenCL antara 20.000–22.000
  • Snapdragon 8 Elite Gen 5 (generasi terbaru) mencoba menembus 24.000–25.000, tapi sering mengalami fluktuasi akibat thermal throttling

Sementara itu, Exynos 2600 tampak lebih konsisten, berkat peningkatan signifikan dalam manajemen termal. Samsung dikabarkan telah mengoptimalkan sistem pendinginan internal chipset, memungkinkan GPU mempertahankan frekuensi tinggi lebih lama bahkan saat beban penuh.

Honor Magic8 RSR Porsche Design Resmi, Bisa Pasang Lensa Telefoto 200mm!

Namun, perlu dicatat: hasil benchmark bisa dimanipulasi. Beberapa produsen diketahui menggunakan "mode boost" sementara hanya untuk tes, yang tidak merefleksikan penggunaan sehari-hari. Oleh karena itu, komunitas teknologi tetap menunggu review independen pasca-peluncuran.

Tantangan Validasi: Antara Klaim dan Realitas Penggunaan Nyata

Bocoran Global! Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Muncul di Thailand, Spesifikasi Gila!

Meski angka benchmark menggoda, performa nyata ditentukan oleh:

  • Stabilitas suhu dalam sesi gaming 30+ menit
  • Konsumsi baterai saat GPU bekerja maksimal
  • Kompatibilitas game dan optimasi developer
  • Kualitas driver GPU dari Samsung dan AMD

Sejauh ini, AMD belum secara resmi mengonfirmasi detail RDNA4 untuk mobile, dan Samsung juga belum merilis spesifikasi lengkap Exynos 2600. Namun, kolaborasi jangka panjang antara Samsung dan AMD yang dimulai sejak Exynos 2200 menunjukkan bahwa integrasi ini semakin matang.

Jika Samsung berhasil mengatasi masalah lama seperti overheating dan inefisiensi daya, maka Exynos 2600 bisa menjadi chip paling kompetitif sejak era Exynos 9820.

Dampak pada Persaingan Global: Qualcomm Waspada?

Jika Exynos 2600 benar-benar mengungguli Snapdragon 8 Elite Gen 5 di sektor grafis, ini akan menjadi pukulan psikologis bagi Qualcomm yang selama ini dianggap tak terkalahkan di segmen flagship.

Lebih dari itu, ini juga bisa:

  • Meningkatkan citra Samsung sebagai inovator chipset
  • Mengurangi ketergantungan pada pasokan Snapdragon
  • Memperkuat ekosistem One UI dengan optimasi hardware-software yang lebih dalam

Bagi konsumen, persaingan ini adalah kabar baik: lebih banyak pilihan, harga lebih kompetitif, dan performa yang terus meningkat.

Kapan Kita Bisa Menguji Sendiri?

Galaxy S26 diperkirakan akan diluncurkan secara global pada Januari–Februari 2026. Artinya, dalam kurang dari 12 bulan, kita akan melihat unit review pertama, tes gaming berdurasi panjang, dan perbandingan langsung dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Hingga saat itu, data awal memang menjanjikan tapi sabar tetap kunci. Seperti kata pepatah: "Don’t believe the hype until you hold the device."

Halaman Selanjutnya
img_title