Lari, Kerja, atau Nonton Film? Ini Jenis Earphone Terbaik untuk Setiap Aktivitas!

Lari, Kerja, atau Nonton Film? Ini Jenis Earphone Terbaik untuk Setiap Aktivitas!
Sumber :
  • Philips

Gadget – Di era digital saat ini, audio wearable nirkabel bukan lagi sekadar aksesori melainkan bagian penting dari gaya hidup modern. Namun, dengan begitu banyak pilihan di pasaran, konsumen sering bingung: jenis mana yang paling cocok untuk kebutuhan mereka?

Nothing Ear (3): Uji Fitur Super Mic dan ANC Kuat

Apakah Anda pelari pagi yang butuh kesadaran situasional? Pekerja remote yang butuh fokus total? Atau traveler yang ingin kualitas suara premium tanpa gangguan? Jawabannya tergantung pada jenis perangkat audio yang Anda pilih.

Artikel ini merangkum lima jenis audio wearable nirkabel paling populer, lengkap dengan kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi aktivitas ideal berdasarkan analisis KompasTekno dan tren pasar terkini.

Edifier D32 Wireless Speaker Hadir: Desain Retro, Suara Hi-Fi Premium

1. In-Ear True Wireless Stereo (TWS): Raja Audio Portabel

Ciri Khas:
Dua earbud kecil yang dimasukkan ke dalam liang telinga, disimpan dalam charging case mungil.

Sony LinkBuds Clip vs Bose Ultra Open: Pilih Nyaman atau Audio Premium

Kelebihan:

  • Ukuran super ringkas dan mudah dibawa
  • Isolasi suara baik, minim gangguan luar
  • Fitur canggih: ANC, mikrofon ganda, touch control
  • Kompatibel dengan hampir semua smartphone

Kekurangan:

  • Mudah hilang karena ukurannya kecil
  • Baterai terbatas (biasanya 4–8 jam per charge)
  • Bisa tidak nyaman jika dipakai berjam-jam

Contoh Populer:
Samsung Galaxy Buds Core, JBL Wave Buds, Anker Soundcore R50i, Xiaomi Redmi Buds 3 Lite

Cocok Untuk:

  • Penggunaan harian
  • Commuting (naik MRT, bus, ojek online)
  • Olahraga ringan (gym, jalan santai)

Catatan: Ideal bagi yang mengutamakan portabilitas dan kualitas suara seimbang.

2. Open-Ear Wireless: Dengar Musik, Tapi Tetap Sadar Lingkungan

Ciri Khas:
Desain melengkung yang menempel di luar telinga, tidak menyumbat liang telinga. Suara disalurkan lewat air conduction (hantaran udara).

Kelebihan:

  • Telinga tetap terbuka → aman di jalan raya
  • Nyaman dipakai berjam-jam tanpa tekanan
  • Desain futuristik dan ringan

Kekurangan:

  • Bass lemah karena tidak ada seal akustik
  • Suara bisa “bocor” ke sekitar di volume tinggi
  • Kurang efektif di lingkungan bising

Contoh Populer:
Shokz OpenFit, Huawei FreeClip 2, Anker Soundcore AeroFit 2, QCY Crossky C50

Cocok Untuk:

  • Lari pagi/sore
  • Bersepeda di jalanan
  • Aktivitas outdoor (jogging, hiking ringan)

Catatan: Pilihan utama bagi atlet urban yang butuh kewaspadaan maksimal.

3. Bone Conduction: Teknologi Getaran Tulang untuk Keamanan Ekstrem

Halaman Selanjutnya
img_title