HP Xiaomi Anda Tidak Bisa Nyala Setelah Update? Ini Solusi Daruratnya!
- Xiaomi
Jika Anda membeli HP Xiaomi dari distributor resmi di Indonesia, Singapura, Eropa, atau India, kemungkinan besar Anda aman, karena ROM-nya sudah sesuai dengan kode hardware.
Cara Memperbaiki: Rollback Otomatis ke HyperOS 2.2
Kabar baiknya: masih ada solusi darurat yang bisa dilakukan sendiri di rumah, tanpa root, tanpa PC, dan tanpa kehilangan data.
Langkah-Langkah Memperbaiki:
1. Lakukan Force Restart Berulang (10–15 Kali)
Tekan dan tahan tombol Power + Volume Up (atau hanya Power, tergantung model) hingga perangkat restart.
Biarkan logo muncul, lalu langsung matikan lagi saat masuk ke recovery atau bootloop.
Ulangi proses ini secara konsisten sebanyak 10 hingga 15 kali berturut-turut.
Catatan Penting: Jangan menyerah di angka 5 atau 7. Proses ini memicu mode pemulihan darurat yang hanya aktif setelah sistem mendeteksi “kegagalan boot berulang”.
2. Tunggu Sistem Melakukan Rollback Otomatis
Setelah jumlah restart mencukupi, perangkat akan secara otomatis mengembalikan diri ke versi HyperOS 2.2 versi stabil sebelumnya yang masih kompatibel dengan ROM konversi.
Proses ini memakan waktu 5–15 menit, tergantung kecepatan penyimpanan internal. Jangan matikan perangkat selama proses berlangsung.
3. Setelah Normal, Nonaktifkan Pembaruan Otomatis
Begitu ponsel kembali menyala:
- Buka Settings > About Phone > System Update
- Matikan opsi “Download updates automatically” atau “Auto-update”
- Pertimbangkan untuk menonaktifkan notifikasi pembaruan agar tidak tergoda menginstal HyperOS 3 lagi
Mengapa Xiaomi Melakukan Ini? Strategi Keamanan atau Kontrol Pasar?
Langkah ini mencerminkan dua tujuan utama Xiaomi:
- Keamanan Perangkat: Mencegah eksploitasi keamanan yang sering muncul dari ROM modifikasi.
- Perlindungan Ekosistem Resmi: Memastikan pengguna membeli perangkat dari saluran resmi, sehingga perusahaan bisa memberikan dukungan purna jual, pembaruan jangka panjang, dan pendapatan dari layanan digital.
Bagi konsumen, ini adalah peringatan keras: smartphone impor murah bisa jadi “bom waktu” jika tidak berasal dari jalur distribusi resmi.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Solusi di Atas Gagal?
Jika setelah 15+ restart perangkat tetap tidak kembali normal:
- Hubungi penjual: Mereka seharusnya bertanggung jawab atas ROM yang mereka instal.
- Gunakan Mi Flash Tool: Jika Anda familiar dengan flashing, unduh ROM Global resmi yang sesuai dan flash ulang via PC (risiko kehilangan data).
- Bawa ke Service Center Resmi: Namun, kemungkinan besar garansi ditolak karena perangkat dianggap “dimodifikasi”.