Internet Murah 2030: Komdigi Targetkan 10,8 Juta Rumah Tangga

Internet Murah 2030: Komdigi Targetkan 10,8 Juta Rumah Tangga
Sumber :
  • Istimewa

Batas Waktu 1 Juli 2026: Telkomsel Siap Terapkan Registrasi SIM Biometrik
  • Komdigi menargetkan 10,8 juta rumah tangga terlayani melalui Layanan Internet Murah 2030 menggunakan pita frekuensi 1,4 GHz.
  • Cakupan jaringan 5G nasional diproyeksikan mencapai 8,5% dari luas permukiman pada tahun 2026, melampaui target RPJMN.
  • Optimisme pencapaian target didorong oleh keberhasilan lelang 1,4 GHz dan rencana Komdigi membuka dua lelang frekuensi baru (700 MHz dan 2,6 GHz).

PDN I Mulai Operasi Terbatas Pasca Uji Keamanan BSSN

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menetapkan target yang sangat ambisius. Mereka berencana melayani hingga 10,8 juta rumah tangga melalui Layanan Internet Murah 2030. Target ini menjadi bagian dari implementasi akses nirkabel pita lebar (BWA) pada pita frekuensi 1,4 GHz.

Menteri Komdigi Meutya Hafid menyampaikan rencana strategis ini dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI pada Senin (26/1/2026). Meskipun pemerintah masih dalam tahap persiapan implementasi pada 2025, layanan tersebut dipastikan sudah siap untuk dioperasikan secara bertahap. Pihak Komdigi menegaskan komitmen tinggi untuk mencapai angka signifikan tersebut pada akhir dekade ini.

Target Jaringan 5G 2026 Naik: Komdigi Bidik 8,5% Cakupan Nasional

Membedah Tahapan Implementasi Layanan Internet Murah

Komdigi telah menyusun rencana bertahap agar target masif ini terealisasi. Pita frekuensi 1,4 GHz menjadi tulang punggung penyediaan layanan internet berbiaya terjangkau.

Awalnya, pada tahun 2026, layanan internet murah ditargetkan menjangkau 1,99 juta penduduk atau rumah tangga. Peningkatan signifikan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperluas konektivitas digital.

Optimisme Melebihi Target RPJMN 4G dan 5G

Selain fokus pada BWA 1,4 GHz, Komdigi juga menunjukkan capaian impresif pada perluasan jaringan generasi keempat dan kelima. Pemerintah bahkan berhasil melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang telah ditetapkan.

Pertama, Komdigi menargetkan cakupan jaringan 5G mencapai 8,5% dari total luas permukiman nasional pada tahun 2026. Angka ini naik tajam dari capaian 2025 yang telah menjangkau 6,33% luas permukiman. Capaian ini diketahui telah melampaui target RPJMN sebesar 4,4%.

Kedua, untuk cakupan layanan 4G, Komdigi memastikan jaringan tersebut sudah menjangkau 98,95% populasi penduduk Indonesia pada 2025. Target ini akan terus ditingkatkan menjadi 99,05% pada 2026. Komdigi sangat yakin target ini tercapai karena mereka akan segera menggelar lelang frekuensi baru untuk mendukung peningkatan kapasitas.

Strategi Penguatan Spektrum Nasional dan Hasil Lelang

Halaman Selanjutnya
img_title