Akselerasi Riset: BRIN Dorong Pemanfaatan Teknologi Laser PCB
- BRIN
- BRIN mendorong pemanfaatan Teknologi Laser Rapid PCB Prototyping secara optimal oleh para periset.
- Fasilitas LPKF ProtoLaser H4 kini tersedia untuk mendukung fabrikasi sirkuit cetak presisi dan cepat.
- Peningkatan kompetensi SDM menjadi fokus utama agar purwarupa elektronika dapat dihasilkan secara mandiri dan efisien.
- Workshop intensif digelar untuk memastikan periset menguasai perangkat lunak dan teknis mesin.
Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Budi Prawara, mendesak periset agar memanfaatkan Teknologi Laser Rapid PCB Prototyping atau Papan Sirkuit Cetak secara maksimal. Pemanfaatan teknologi ini sangat krusial untuk mempercepat produksi purwarupa dari desain yang sudah dibuat, terutama di sektor telekomunikasi dan elektronika.
Harapan ini disampaikan dalam Workshop Rapid Printed Circuit Board (PCB) Prototyping yang berlangsung selama dua hari, 21 hingga 22 Januari 2026, di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Samaun Samadikun Bandung.
Budi berharap kegiatan workshop ini dapat memperkaya wawasan serta mendukung aktivitas riset yang sedang berjalan. Dia menjelaskan bahwa teknologi ini bertindak sebagai ‘jembatan’ penting. Teknologi ini menjembatani ide desain digital menjadi bentuk prototipe fisik. Dengan demikian, pengujian dapat berlangsung cepat dan efisien.
Mengapa Teknologi Laser Rapid PCB Prototyping Penting?
Akselerasi produksi purwarupa menjadi tantangan utama dalam riset elektronika. Ketersediaan perangkat seperti ProtoLaser H4 memangkas waktu tunggu pengujian, memungkinkan validasi konsep riset berlangsung jauh lebih cepat.
Kepala PRT-BRIN, Nasrullah Armi, menambahkan bahwa Pusat Riset Telekomunikasi (PRT) telah dilengkapi dengan fasilitas terbaru: LPKF ProtoLaser H4. Alat ini menawarkan keunggulan signifikan, yaitu proses cepat, kemampuan multi-layer, dan biaya produksi yang rendah.
LPKF ProtoLaser H4 memiliki fungsi vital. Perangkat ini bermanfaat penuh untuk membuat prototipe PCB rangkaian elektronika, rangkaian RF, dan desain antena.
Optimasi Penggunaan LPKF ProtoLaser H4 dan Kompetensi SDM
Kehadiran perangkat canggih seperti ProtoLaser H4 harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Nasrullah Armi menegaskan hal ini. Tujuannya adalah memastikan bahwa peralatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Hasilnya, prototipe PCB yang presisi, cepat, dan sesuai kebutuhan riset akan tercipta.