Dua Langkah Simpel, HP Anda Jadi Alarm Gempa Real-Time dari BMKG & Google
- BMKG
Gadget – Indonesia berada di Cincin Api Pasifik, zona paling aktif secara seismik di dunia. Ratusan gempa terjadi setiap tahun beberapa di antaranya berpotensi merusak dan memakan korban jiwa. Di tengah ancaman yang tak bisa diprediksi, teknologi bisa menjadi penyelamat pertama.
Berita baiknya: ponsel pintarmu sudah dilengkapi sistem peringatan dini gempa, baik melalui fitur bawaan Google maupun layanan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sayangnya, fitur ini tidak aktif secara otomatis kamu harus mengaktifkannya sendiri.
Artikel ini memandu kamu langkah demi langkah mengaktifkan dua sistem peringatan gempa paling andal di Indonesia:
- Google Earthquake Alerts – sistem global berbasis sensor ponsel
- Aplikasi Info BMKG – layanan resmi pemerintah dengan data real-time
Dengan dua lapis perlindungan ini, kamu bisa mendapat peringatan beberapa detik hingga menit sebelum guncangan tiba waktu yang cukup untuk berlindung, menjauh dari jendela, atau menyelamatkan anggota keluarga.
Mengapa Notifikasi Gempa di HP Sangat Penting?
Gempa bumi tidak memberi peringatan. Namun, gelombang seismik merambat lebih lambat daripada sinyal digital. Sistem peringatan dini memanfaatkan selisih waktu ini:
- Sensor mendeteksi gempa di episentrum
- Data dikirim ke server dalam hitungan detik
- Ponsel di wilayah terdampak menerima notifikasi sebelum gelombang kuat tiba
Di Jepang dan Meksiko, sistem serupa telah menyelamatkan ribuan nyawa. Kini, teknologi itu tersedia gratis di genggamanmu tinggal diaktifkan.
Cara 1: Aktifkan Google Earthquake Alerts di Android
Google telah mengembangkan Earthquake Alert System sejak 2020. Fitur ini menggunakan akselerometer di ponsel Android sebagai sensor seismik mini. Ketika banyak ponsel mendeteksi getaran serupa, sistem menyimpulkan bahwa gempa sedang terjadi.
Syarat Penggunaan:
- Ponsel Android (minimal versi 5.0)
- Koneksi internet aktif
- Lokasi diaktifkan
Langkah-Langkah Aktivasi:
- Buka Pengaturan di ponsel Android-mu
- Masuk ke “Lokasi” dan pastikan Location Services dalam keadaan nyala
- Kembali ke menu utama Pengaturan
- Cari dan pilih “Safety & Emergency” (atau “Keamanan & Darurat”)
- Gulir ke bawah, lalu ketuk “Earthquake Alerts”
- Geser toggle ke posisi ON
Setelah diaktifkan, kamu akan menerima dua jenis notifikasi:
- “Be Aware Alert”: Peringatan gempa ringan (skala ≥4,5). Informasi saja, tidak perlu evakuasi.
- “Take Action Alert”: Peringatan gempa sedang hingga berat. Segera berlindung di bawah meja, jauhi kaca, dan jangan panik.
Catatan: Fitur ini bekerja tanpa aplikasi tambahan dan tidak menguras baterai. Google menjamin data lokasi hanya digunakan untuk sistem peringatan bukan untuk iklan.
Cara 2: Aktifkan Notifikasi Gempa via Aplikasi Resmi BMKG
Selain Google, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) menyediakan layanan peringatan gempa dan tsunami melalui aplikasi resmi: Info BMKG.
Aplikasi ini memberikan:
- Informasi gempa terkini (magnitudo, kedalaman, lokasi)
- Potensi tsunami
- Peta dampak guncangan
- Peringatan dini cuaca ekstrem
Langkah-Langkah Aktivasi:
- Unduh aplikasi “Info BMKG” dari:
- Google Play Store
- App Store
- Buka aplikasi untuk pertama kali
- Saat muncul pop-up “Izinkan Pemberitahuan?”, klik “Izinkan”
- Aktifkan juga izin lokasi agar notifikasi disesuaikan dengan wilayahmu
- Setelah diaktifkan, aplikasi akan langsung menampilkan banner peringatan jika terjadi gempa signifikan di dekat lokasimu bahkan saat aplikasi sedang tidak dibuka.
Tips: Pin aplikasi Info BMKG di layar utama dan pastikan notifikasi tidak dibisukan. Ini adalah satu-satunya aplikasi resmi BMKG hati-hati terhadap tiruan!
Rekomendasi: Aktifkan keduanya. Google memberi peringatan cepat berbasis sensor, sementara BMKG memberi konteks lokal dan informasi mitigasi resmi.
Langkah Tambahan: Siapkan Diri Lebih Jauh
Notifikasi hanyalah awal. Untuk benar-benar siap menghadapi gempa:
- Simpan nomor darurat (112, 113, Basarnas) di kontak cepat
- Buat rencana evakuasi keluarga
- Simpan tas siaga bencana berisi obat, air, senter, dan dokumen penting
- Ikuti pelatihan “Drop, Cover, Hold On” dari BPBD setempat
Kesimpulan: Jangan Tunggu Sampai Terlambat
Mengaktifkan notifikasi gempa di HP hanya butuh 2 menit, tapi bisa menyelamatkan nyawa. Di negara rawan bencana seperti Indonesia, kesiapsiagaan bukan pilihan melainkan tanggung jawab.
Jangan biarkan fitur keselamatan ini tidur di pengaturan ponselmu. Aktifkan sekarang, bagikan panduan ini ke keluarga dan teman, dan jadilah bagian dari masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.
Ingat: Gempa tak bisa dicegah tapi korban bisa dikurangi. Mulai dari hal kecil: nyalakan notifikasinya hari ini.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |