ITSEC IntelliBorn Jangkau Ritel, Amankan HP Infinix dari Malware

ITSEC IntelliBorn Jangkau Ritel, Amankan HP Infinix dari Malware
Sumber :
  • Istimewa

Infinix NOTE Edge: Ketika Desain Mewah Jadi Prioritas
  • ITSEC Asia berekspansi ke pasar ritel (B2C) setelah pertumbuhan laba signifikan (78% di Q3/2025).
  • ITSEC bekerja sama dengan Infinix, menanamkan solusi keamanan siber IntelliBorn Aman pada seri Note terbaru.
  • Tujuannya: Memberikan perlindungan siber yang mudah diakses dari malware, judi online, hingga ancaman AI.

3 HP Infinix Paling Worth It 2026, Fitur Lengkap dan Siap Kerja Berat

Perusahaan keamanan siber terkemuka, PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR), kini mengambil langkah berani menjangkau pasar ritel. Mereka secara resmi menggandeng produsen smartphone Infinix untuk menanamkan produk andalan mereka, ITSEC IntelliBorn, langsung ke dalam perangkat terbaru. Kolaborasi ini bertujuan melindungi jutaan pengguna dari ancaman digital yang semakin kompleks, termasuk bahaya malware dan aktivitas ilegal seperti judi online.

Langkah strategis ini menandai pergeseran fokus ITSEC yang sebelumnya dominan di segmen korporasi (B2B). Ekspansi B2C ini terjadi setelah ITSEC membukukan kinerja finansial yang impresif, membuktikan kapabilitas perusahaan dalam menyediakan solusi keamanan canggih.

Mengincar HP Infinix di Bawah 1 Juta? Ini Pilihan Terbaik 2026

ITSEC Catat Kinerja Mentereng, Dorong Ekspansi B2C

ITSEC Asia menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang luar biasa. Pada kuartal III/2025, perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp272 miliar. Angka ini melonjak 78% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih ITSEC juga naik signifikan. Perusahaan mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 46%, mencapai Rp11,5 miliar pada periode yang sama.

Layanan IntelliBorn di segmen korporasi menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ini. Dengan momentum positif tersebut, ITSEC kini memperluas jangkauan pasar. Mereka menargetkan segmen ritel (B2C) untuk solusi IntelliBorn.

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan riset intensif selama dua tahun sebelum peluncuran B2C ini. Proses riset yang panjang ini memastikan produk yang dihadirkan benar-benar matang, efektif mencegah ancaman siber, dan mudah digunakan oleh masyarakat umum.

IntelliBorn Tertanam di HP Infinix: Keamanan Siber Aksesibel

Patrick Dannacher menyatakan bahwa tujuannya jelas: membuat keamanan siber dapat diakses oleh semua orang. Ia menargetkan ITSEC IntelliBorn menjangkau sebanyak mungkin pengguna smartphone di Indonesia pada tahun pertama layanan B2C.

Kerja sama dengan Infinix menjadi strategi utama mencapai target tersebut. Solusi keamanan siber IntelliBorn Aman kini akan terinstal secara otomatis pada smartphone terbaru, seperti Infinix Note Edge 5G+ dan produk premium lainnya.

Keunggulan IntelliBorn di Perangkat Ritel

Bagi ITSEC, kolaborasi ini membuka akses mudah ke pelanggan ritel, khususnya komunitas pengguna Infinix. Sementara itu, Infinix mendapatkan nilai tambah besar. Smartphone premium mereka tidak hanya unggul fitur, tetapi juga menawarkan pengalaman berinternet yang lebih aman bagi pengguna.

ITSEC memastikan IntelliBorn memiliki cara kerja berbeda dari aplikasi keamanan standar. Aplikasi ini tidak membuat perangkat menjadi boros baterai atau cepat panas. Faktor efisiensi ini menjadi pertimbangan penting bagi pengguna mobile.

Selain menjalin kemitraan, ITSEC juga menyediakan aplikasi IntelliBorn Aman di Google Play Store. Pengguna di luar ekosistem Infinix pun dapat mengunduhnya dan mendapatkan perlindungan siber.

Visi ITSEC: Menuju Keamanan Digital Global dan Kesadaran Siber

Head of Marketing Infinix Indonesia, Sergio Ticoalu, memastikan kolaborasi ini tidak berhenti pada satu tipe ponsel. IntelliBorn akan tertanam di seluruh produk Note Series Infinix, yang merupakan produk inti perusahaan tahun ini.

Sergio Ticoalu menegaskan bahwa inti dari kolaborasi ini adalah memberikan kenyamanan dan perlindungan kepada konsumen. Menariknya, kerja sama ini tidak memengaruhi harga jual smartphone Infinix di pasaran.

Kendati demikian, Sergio mengakui bahwa strategi harga saat ini sedang diatur ulang. Kelangkaan chip di pasar global berpotensi menyebabkan harga smartphone secara keseluruhan mengalami fluktuasi tahun ini. Namun, ITSEC memastikan penanaman ITSEC IntelliBorn tidak menjadi faktor kenaikan harga.

ITSEC memiliki rencana ambisius membawa solusi B2C ini ke pasar internasional. Negara-negara seperti Singapura, Australia, Uni Emirat Arab, dan Mauritius menjadi target ekspansi berikutnya.

Patrick Dannacher menutup dengan penekanan pada pentingnya edukasi siber. “Kami akan melakukan banyak inisiatif untuk membuat masyarakat lebih sadar akan keamanan siber. Tidak hanya orang dewasa, namun juga anak-anak. Mereka harus terproteksi,” ujarnya.