NASA Tunda Artemis II: Kebocoran Bahan Bakar Geser Misi ke Bulan
- Istimewa
Isaacman menjelaskan tantangan ini memang terantisipasi. "Tantangan dalam pengujian seperti ini sudah diantisipasi mengingat jeda waktu yang cukup lama sejak peluncuran SLS terakhir," tegas Isaacman dalam pernyataan resminya.
Kendala Operasional Lain dan Dampaknya
Selain masalah krusial pada kebocoran propelan, laporan pengujian juga mengungkap sejumlah kendala operasional minor. Salah satunya adalah gangguan komunikasi audio. Tim darat melaporkan terputus-putusnya komunikasi yang telah terpantau selama beberapa minggu terakhir.
Penundaan ini berdampak langsung pada empat kru astronot: Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan astronot Kanada Jeremy Hansen. Keempat astronot tersebut diizinkan mengakhiri masa isolasi medis di Houston yang telah mereka jalani sejak 21 Januari lalu.
Menanti Jendela Peluncuran Baru Artemis II
NASA kini menargetkan jendela peluncuran potensial berikutnya. Periode target tersebut jatuh pada tanggal 6 hingga 9 Maret serta 11 Maret 2026.
Penentuan tanggal baru ini sangat bergantung pada perhitungan posisi orbital Bulan. Perhitungan harus memastikan kapsul Orion dapat kembali dan mendarat di Bumi dengan aman. Apabila kendala teknis belum teratasi sepenuhnya pada periode Maret, otoritas terkait telah menyiapkan opsi cadangan. Peluang penerbangan selanjutnya diproyeksikan baru akan tersedia pada awal dan akhir April 2026. Penundaan Misi Artemis II memberi waktu kritis bagi insinyur untuk memperbaiki roket bersejarah ini.