Update Samsung Bixby Mirip ChatGPT, Kendali HP Kini Lebih Mudah
- Andy Boxall / Digital Trends
- Samsung meluncurkan update Samsung Bixby beta yang kini memahami perintah bahasa alami layaknya ChatGPT dan Gemini.
- Pengguna dapat mengubah pengaturan perangkat Galaxy yang rumit tanpa harus mencari menu secara manual.
- Fitur ini terintegrasi dalam One UI 8.5 dan baru tersedia di beberapa wilayah seperti AS, Inggris, dan Korea Selatan.
Samsung resmi memperkenalkan fase baru untuk asisten virtualnya melalui update Samsung Bixby beta terbaru. Langkah strategis ini bertujuan membuat Bixby berfungsi lebih dari sekadar asisten suara biasa. Kini, asisten tersebut dirancang agar mampu menandingi kecerdasan ChatGPT atau Gemini dalam mengelola ekosistem ponsel Galaxy.
Perubahan besar ini hadir bersamaan dengan peluncuran sistem operasi One UI 8.5. Samsung memulai uji coba ini di pasar tertentu, termasuk Jerman, India, Korea, Polandia, Inggris, serta Amerika Serikat. Meskipun ekspansi global segera menyusul, Samsung belum mengumumkan daftar perangkat yang mendukung pembaruan ini.
Bixby Makin Pintar di One UI 8.5
Fitur unggulan dari update Samsung Bixby kali ini adalah kemampuannya memangkas navigasi menu yang membosankan. Sekarang, Anda cukup menjelaskan keinginan menggunakan bahasa sehari-hari. Bixby akan menerjemahkan maksud Anda menjadi tindakan nyata pada pengaturan sistem secara otomatis.
Sebagai contoh, jika Anda merasa layar ponsel terlalu cepat mati, Anda tidak perlu mencari menu Screen Timeout. Cukup katakan bahwa Anda ingin layar tetap menyala saat sedang menatapnya. Secara instan, Bixby akan mengaktifkan fitur "Keep Screen on While Viewing" tanpa bantuan tangan Anda.
Selain itu, kemampuan memahami konteks ini sangat membantu karena pengaturan Galaxy seringkali tersembunyi jauh di dalam sub-menu. Bixby kini bertindak sebagai pemintas cerdas yang menyelesaikan masalah dalam hitungan detik. Oleh karena itu, pengalaman pengguna akan terasa jauh lebih efisien dan intuitif.
Solusi Masalah Teknis Lebih Cepat
Samsung juga memperkuat aspek pemecahan masalah (troubleshooting) pada asisten cerdas ini. Bixby mampu menganalisis status perangkat saat ini dan menyarankan perbaikan yang tepat. Jika layar HP menyala terus saat di saku, asisten ini akan menyarankan fitur "Accidental Touch Protection".
Hebatnya lagi, Anda bisa langsung mengaktifkan saran tersebut melalui jendela percakapan Bixby. Integrasi mendalam dengan sistem inilah yang menjadi pembeda utama antara Bixby dengan chatbot pihak ketiga lainnya. Bixby bukan sekadar menjawab pertanyaan, tetapi benar-benar mengontrol perangkat Anda secara teknis.
Integrasi Pencarian Web Tanpa Browser
Kejutan lain dalam update Samsung Bixby ini adalah fitur pencarian web real-time langsung di dalam antarmuka asisten. Jika Anda mencari rekomendasi hotel ramah anak di Seoul, Bixby akan menampilkan hasil pencarian tanpa mengarahkan Anda ke aplikasi browser.
Pengguna di wilayah yang mendukung sudah bisa mencoba fleksibilitas ini dengan memeriksa pembaruan One UI 8.5 secara berkala. Samsung menantang pengguna untuk memberikan perintah yang kompleks dan berantakan. Jika performanya stabil, asisten ini berpotensi menggantikan banyak fungsi yang selama ini didominasi oleh Google Gemini.
Transformasi AI Galaxy ke Depan
Langkah Samsung memperbarui Bixby menunjukkan ambisi besar untuk menguasai pasar AI di perangkat seluler. Dengan mengandalkan pemahaman niat (intent) yang kuat, Samsung ingin menjamin bahwa asisten virtual tidak lagi menjadi beban, melainkan solusi.
Kehadiran update Samsung Bixby ini menjadi sinyal bahwa asisten suara klasik sudah mulai ditinggalkan. Masa depan interaksi ponsel kini beralih ke percakapan alami yang terhubung langsung dengan kontrol sistem terdalam. Pengguna pun kini menantikan kapan fitur canggih ini akan menyapa seluruh pemilik Galaxy secara global.