Meizu Tinggalkan Dunia Smartphone? Ini Bocoran dari Dalam Perusahaan
- Meizu
Meizu sendiri bukan pemain besar dalam skala global. Meski memiliki basis penggemar setia di Tiongkok dan Asia Tenggara, pangsa pasarnya terus menyusut di tengah dominasi Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Huawei yang kembali bangkit.
Dalam kondisi seperti ini, melanjutkan investasi besar untuk Meizu 23 yang rencananya akan menampilkan bezel tersempit dalam sejarah merek bisa jadi terlalu berisiko bagi Geely, yang lebih fokus pada transformasi otomotifnya.
Janji yang Belum Terwujud: Meizu 23 dan Warisan Desain Putih
Pada acara Meizu Fans New Year 2026, manajemen Meizu sempat memberikan harapan besar. Mereka mengonfirmasi bahwa Meizu 23 sedang dalam pengembangan aktif dan akan menjadi smartphone dengan bezel paling tipis yang pernah dibuat Meizu meneruskan warisan desain “minimalis elegan” yang menjadi ciri khas sejak era MX dan Pro series.
Namun, mereka juga mengumumkan satu keputusan pahit: panel depan putih ikonik yang menjadi simbol identitas visual Meizu selama bertahun-tahun akan dihentikan produksinya karena keterbatasan manufaktur dan biaya tinggi.
Bagi banyak penggemar, ini sudah menjadi tanda perubahan. Tapi pembatalan total proyek Meizu 23 jauh lebih menyakitkan seolah mengubur identitas merek yang pernah bersaing ketat dengan Apple dalam hal estetika antarmuka dan desain.
Apa yang Akan Terjadi pada Merek Meizu?
Menurut sumber Maimai, merek Meizu tidak akan lenyap. Ia akan tetap ada dalam ekosistem Geely, meski bukan lagi sebagai produsen ponsel. Beberapa kemungkinan skenario:
1. Fokus Penuh pada Flyme Auto
Meizu bisa bertransformasi menjadi divisi software mobil, mengembangkan antarmuka, layanan cloud, dan pengalaman pengguna untuk mobil listrik Geely, Zeekr, dan Lotus.
2. Lisensi Merek untuk Produk IoT
Nama “Meizu” mungkin digunakan untuk earphone, smartwatch, atau perangkat rumah pintar mirip strategi Nokia atau BlackBerry saat mundur dari pasar ponsel.
3. Operasi Terbatas oleh Anak Usaha Geely Lain
Perusahaan seperti Yikatong atau ZEEKR bisa mengambil alih operasi minor Meizu untuk menjaga keberlangsungan layanan purna jual dan komunitas pengguna.
Yang jelas, masa depan Meizu sebagai pembuat smartphone tampak suram jika laporan internal ini terbukti akurat.