Bruce Straley Rilis Coven of the Chicken Foot: Evolusi Ellie di Game Baru

Bruce Straley Rilis Coven of the Chicken Foot: Evolusi Ellie di Game Baru
Sumber :
  • Istimewa

3 Game PS5 Terbaik Wajib Dimainkan Tahun 2024
  • Sutradara kreatif The Last of Us, Bruce Straley, meluncurkan studio barunya, Wildflower Interactive.
  • Proyek perdananya, Coven of the Chicken Foot, berfokus pada petualangan puzzle-platformer non-tradisional.
  • Sistem karakter pendamping dalam game ini merupakan evolusi cerdas dari teknologi responsif karakter Ellie.
  • Game ini direncanakan rilis untuk PC berbasis Windows dan sudah bisa di-wishlist melalui Steam.

3 Game PlayStation 3 yang Masih Mendominasi di 2024

Bruce Straley, sutradara kreatif legendaris di balik kesuksesan The Last of Us, resmi kembali mengguncang industri game. Ia memperkenalkan proyek perdananya melalui studio barunya, Wildflower Interactive. Pengumuman mendebarkan ini terjadi dalam ajang The Game Awards 2025. Coven of the Chicken Foot menjadi judul yang diusung. Game ini menawarkan konsep unik, menjauhi tipikal perjalanan pahlawan yang pernah ia kerjakan di Naughty Dog.

Meskipun secara visual dan nuansa tampak sangat berbeda dari karya-karya sebelumnya, game ini membawa pengalaman mendalam Straley. Khususnya, ia fokus pada pengembangan karakter pendamping yang reaktif dan responsif terhadap tindakan pemain. Coven of the Chicken Foot mendefinisikan ulang dinamika kerja sama dalam genre petualangan.

Teaser Terbaru The Last of Us Season 2: Lompatan Waktu dan Karakter Baru Terungkap

Revolusi Karakter Pendamping dalam Coven of the Chicken Foot

Inti dari Coven of the Chicken Foot terletak pada mekanika karakter pendamping. Straley secara eksplisit mengembangkan sistem ini sebagai kelanjutan eksperimen karakter Ellie dalam The Last of Us. Jika sebelumnya Ellie mampu merespons kondisi Joel secara dinamis, kini sistem tersebut diperluas. Makhluk pendamping benar-benar dapat belajar dari aksi pemain.

Game ini mengusung genre petualangan puzzle-platformer. Pemain mengontrol karakter utama bernama Gertie, seorang penyihir tua. Gertie harus bekerja sama dengan makhluk aneh yang terus mengikutinya. Interaksi keduanya mengingatkan kita pada dinamika rumit yang terlihat dalam The Last Guardian. Kerja sama menjadi satu-satunya kunci utama untuk memecahkan teka-teki lingkungan.

Kecerdasan Buatan yang Adaptif

Straley menjelaskan bahwa makhluk pendamping tersebut bereaksi dalam beberapa tahapan. Tahapan ini meliputi rasa ingin tahu, meniru, hingga benar-benar memahami fungsi suatu aksi. Sebagai contoh konkret, jika pemain mengenakan topi atau helm, makhluk itu akan mencoba menirunya. Ia bahkan menganggap benda-benda serupa sebagai objek penting dalam situasi yang relevan.

Pendekatan ini menjamin pengalaman yang unik bagi setiap pemain. Perilaku cerdas tersebut tidak akan muncul jika pemain tidak pernah melakukan aksi terkait. Oleh karena itu, hubungan personal dengan karakter pendamping akan membentuk cerita yang berbeda di tiap permainan.

Strategi Naratif Straley: Membongkar Konsep Kepahlawanan

Kreator The Last of Us ini sengaja merancang Gertie jauh dari arketipe pahlawan game. Gertie bukanlah karakter yang lincah atau kuat secara fisik. Bahkan, kemampuan sihirnya terbatas dan menguras energi. Straley ingin menguji batasan dan mendobrak konsep perjalanan pahlawan yang umum kita temui.

Visi Kepahlawanan Non-Tradisional

Straley menekankan bahwa kepahlawanan tidak harus soal bertarung atau kekuatan fisik. Ia justru memandang nilai kepahlawanan muncul dari pengorbanan, loyalitas, dan ketekunan. Inilah yang menjadi fokus utama dalam Coven of the Chicken Foot. "Bagaimana jika kamu terhambat oleh usia? Bagaimana jika kamu bukan pahlawan yang biasa?" tanya Straley.

Meskipun demikian, di balik nuansa fantasi yang ringan, game ini tetap menyimpan sisi gelap. Straley mengisyaratkan bahwa Gertie memiliki masa lalu rumit yang berkaitan dengan kekuatan gelap dan sumpah yang mengikatnya dengan Coven. Namun, tema gelap ini tetap dibalut dengan sentuhan humor dan permainan terhadap trope klasik petualangan.

Prospek Rilis dan Dampak Inovasi Coven of the Chicken Foot

Coven of the Chicken Foot dirancang sebagai game dengan tempo lambat. Fokus utamanya adalah eksplorasi dan interaksi, bukan alur cerita linear yang ketat. Straley percaya bahwa upaya memasukkan struktur cerita tradisional justru akan mengurangi kekuatan utama game ini: dinamika hubungan antara pemain dan karakter pendamping.

Game ini bersifat petualangan terbuka dalam area terbatas, berbeda dari konsep dunia terbuka sepenuhnya. Pemain bebas menjelajahi berbagai bioma dan menyelesaikan puzzle dengan bantuan makhluk pendamping yang adaptif. Saat ini, Coven of the Chicken Foot masih dalam tahap pengembangan aktif. Para penggemar Bruce Straley bisa menambahkan game inovatif ini ke daftar wishlist melalui Steam untuk platform PC berbasis Windows. Inovasi pada sistem pendamping ini menunjukkan bahwa warisan The Last of Us terus berevolusi dalam karya Straley.