SpaceX Kantongi Izin FCC: 7.500 Starlink Gen2 Baru Meluncur
- TechRadar
- Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) menyetujui SpaceX meluncurkan 7.500 tambahan Starlink Gen2 Satelit.
- Izin ini menargetkan total 15.000 satelit Gen2 operasional di orbit bumi rendah (LEO).
- Peningkatan kapasitas throughput dijanjikan mencapai 20 kali lipat dibanding model generasi pertama.
- SpaceX harus menyelesaikan seluruh peluncuran dan operasional satelit baru ini paling lambat Desember 2031.
Perusahaan eksplorasi luar angkasa milik Elon Musk, SpaceX, baru saja meraih kemenangan regulasi signifikan. Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) memberikan lampu hijau untuk penambahan 7.500 unit satelit generasi kedua (Gen2). Keputusan ini otomatis menggandakan jumlah armada Starlink Gen2 Satelit di orbit, dari 7.500 menjadi total 15.000 unit.
Brendan Carr, Ketua FCC, mengumumkan kabar ini melalui media sosial. Carr menekankan bahwa keputusan tersebut akan secara langsung memungkinkan layanan internet di AS menjadi "lebih baik, lebih cepat, dan jauh lebih maju."
Mengapa 7.500 Starlink Gen2 Tambahan Sangat Penting?
Penambahan armada satelit Starlink Gen2 ini merupakan langkah krusial dalam evolusi layanan internet satelit global. Model Gen2 menawarkan lonjakan kinerja yang dramatis bagi pengguna.
Pelanggan yang terhubung melalui piringan Starlink Gen2 akan menikmati kapasitas yang jauh lebih tinggi. Selain itu, latensi juga dipastikan lebih rendah dibandingkan model generasi pertama. Peningkatan ini sangat signifikan. Satelit Gen2 memiliki peningkatan throughput hingga 20 kali lipat, sehingga memudahkan koneksi yang lebih stabil dan cepat.
Upgrade Frekuensi dan Konfigurasi Orbit
Tidak hanya pada jumlah, FCC juga memberi otorisasi kepada SpaceX untuk mengoperasikan satelit Starlink pada spektrum frekuensi yang lebih luas. Otorisasi ini mencakup penggunaan lebih banyak konfigurasi orbit.
Dengan rentang frekuensi yang lebih besar, Starlink dapat memastikan layanan menjadi lebih andal. Pengguna akan mengalami peningkatan kecepatan akses data yang konsisten.
Menjawab Isu Kepadatan Orbit dan Mitigasi Risiko
Keputusan FCC ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran global mengenai kepadatan orbit Bumi. Bagian tepi atmosfer bumi saat ini semakin sesak oleh ribuan objek.
Sebagai konteks, pada tahun 2020 SpaceX awalnya mengajukan proposal ambisius untuk menempatkan hampir 30.000 satelit Gen2. Namun, setelah melalui proses peninjauan keselamatan yang ketat, FCC memutuskan bahwa angka 15.000 adalah batas yang aman saat ini.