Ancaman Baru! Serangan Phishing Kode QR Naik 5 Kali Lipat

Serangan phishing kode QR (Qishing)
Sumber :
  • Istimewa

Pemalsuan Kredensial dan Rekayasa Sosial

Aplikasi di Play Store Bisa Jadi Jebakan! Malware Cellik Curi OTP & Data Pribadi Anda

Terdapat tiga pola utama yang sering digunakan pelaku untuk mencuri data pengguna dan melancarkan serangan phishing kode QR:

1. Formulir Login Palsu: Penyerang meniru halaman login untuk layanan populer, seperti akun Microsoft atau portal internal perusahaan. Kode QR mengarahkan korban ke situs fiktif tersebut, yang dirancang untuk mencuri nama pengguna dan kata sandi.

Dari The Matrix sampai Zero Day: 10 Film yang Bongkar Ancaman Siber

2. Notifikasi HR Fiktif: Korban menerima pemberitahuan palsu yang seolah-olah berasal dari departemen Sumber Daya Manusia (HR). Pesan ini mendesak karyawan untuk meninjau atau menandatangani dokumen mendesak, misalnya jadwal liburan atau daftar staf yang diberhentikan. Kode QR lantas mengarahkan mereka ke laman pencurian kredensial.

3. Faktur dan Konfirmasi Pembelian Palsu: Lampiran PDF berisi faktur atau konfirmasi pembelian fiktif. Taktik ini sering dikombinasikan dengan vishing (phishing suara). Korban didorong menghubungi nomor telepon yang tertera untuk membatalkan transaksi, sehingga penyerang memperluas serangan rekayasa sosial.

ChipMixer Tumbang! Ini Dalang di Balik Pencucian Rp53 Triliun Bitcoin

Mitigasi Ancaman dan Proyeksi Dampak Keamanan Korporat

Roman Dedenok menekankan risiko serius yang dihadapi organisasi akibat taktik penghindaran berbiaya rendah ini. Tanpa analisis gambar tingkat lanjut pada gateway email, serta edukasi praktik pemindaian yang aman, organisasi sangat rentan. Pencurian kredensial berpotensi berujung pada pengambilalihan akun, kebocoran data sensitif, dan kerugian finansial yang signifikan.

Merespons tren eksplosif serangan phishing kode QR, Kaspersky mendorong perusahaan segera memperkuat sistem pertahanan siber mereka. Organisasi wajib mengimplementasikan solusi proteksi email khusus yang terpercaya.

Solusi tersebut harus mampu menyediakan analisis gambar tingkat lanjut untuk menangkal spam, infeksi melalui email, kompromi email bisnis (BEC), serta semua bentuk phishing dan serangan berbasis kode QR. Edukasi karyawan menjadi lapisan pertahanan terakhir yang vital.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget