Jangan Salah Pilih, Kenali Teknologi Baterai Motor Listrik Sebelum Membeli

Teknologi Baterai Lithium
Sumber :
  • lifeworks

Tak hanya itu, NMC juga mampu menghasilkan daya yang besar. Hal ini berdampak langsung pada performa motor, terutama dalam hal akselerasi yang terasa lebih responsif. Oleh karena itu, banyak motor listrik modern kelas menengah memilih teknologi baterai ini. Meski demikian, NMC membutuhkan sistem manajemen baterai atau Battery Management System (BMS) yang lebih canggih. Sistem ini berfungsi untuk mengontrol suhu, arus, dan tegangan agar baterai tetap aman selama digunakan. Dengan pengelolaan yang tepat, baterai NMC mampu memberikan performa optimal sekaligus menjaga faktor keselamatan.

Battery Health iPhone Cepat Turun Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Ketiga, teknologi Lithium Nickel Cobalt Aluminum Oxide atau NCA.
Teknologi NCA dikenal memiliki kepadatan energi yang sangat tinggi. Dengan ukuran dan bobot yang relatif ringkas, baterai ini mampu menyimpan energi dalam jumlah besar. Oleh karena itu, motor listrik yang menggunakan baterai NCA umumnya menawarkan jarak tempuh lebih jauh serta performa yang lebih bertenaga. Tak heran, teknologi ini banyak diterapkan pada motor listrik kelas premium atau yang mengedepankan performa tinggi.

Namun demikian, penggunaan baterai NCA juga memiliki tantangan tersendiri. Dari sisi biaya produksi, baterai ini tergolong lebih mahal. Selain itu, pengelolaan panas menjadi aspek penting karena NCA lebih sensitif terhadap suhu tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan sistem pendinginan dan manajemen baterai yang sangat baik. Meski kompleks, teknologi NCA tetap diminati oleh produsen yang ingin menghadirkan motor listrik dengan kemampuan maksimal.

OnePlus Ace 6T Dapat Diskon Awal yang Bikin Harga Makin Ramah di Kantong

Secara keseluruhan, ketiga teknologi baterai lithium tersebut memiliki peran penting dalam perkembangan motor listrik. LFP unggul dari sisi keamanan dan daya tahan, NMC menawarkan keseimbangan antara jarak tempuh dan performa, sementara NCA menonjol dalam kepadatan energi serta kemampuan performa tinggi. Pada akhirnya, pemilihan teknologi baterai sangat bergantung pada kebutuhan pengguna, baik dari segi mobilitas harian, performa, maupun anggaran yang tersedia.

Dengan memahami karakteristik baterai lithium pada motor listrik, konsumen diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih tepat. Selain itu, pengetahuan ini juga membantu pengguna dalam merawat baterai agar tetap awet dan aman digunakan dalam jangka panjang.

Redmi Pad 2 Unggulkan Layar 2.5K dan Baterai Panjang, Penantang Serius Tablet Mahal