Google Translate Rilis Fitur Canggih Pengucapan Bahasa

Google Translate Rilis Fitur Canggih Pengucapan Bahasa
Sumber :
  • Google

img_title Hoyoverse Gelontorkan Rp230 Triliun Untuk Integrasi AI Di Game Terbaru
  • Google merayakan 20 tahun inovasi dengan meluncurkan fitur latihan pengucapan berbasis AI bagi pengguna Android.
  • Fitur baru ini memberikan skor akurasi dan umpan balik real-time untuk memperbaiki pelafalan, penekanan kata, serta intonasi.
  • Layanan ini telah mendukung hampir 250 bahasa dan menjangkau sekitar 95% populasi dunia melalui ekosistem Google.

img_title Fitur Baru di Android yang Bisa Membuat Pencuri Sulit Membuka HP Anda

Google resmi meluncurkan fitur Google Translate Pronunciation Tool terbaru untuk merayakan dua dekade perjalanan inovasinya. Raksasa teknologi ini menghadirkan fitur latihan bicara berbasis kecerdasan buatan (AI) khusus bagi pengguna Android. Inovasi ini memfasilitasi lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan untuk menguasai komunikasi lintas bahasa secara lebih mendalam.

Cara Kerja Fitur Google Translate Pronunciation Tool

img_title Terlalu Berbahaya untuk Publik? Ini Alasan Mythos 5 Dibatasi Aksesnya oleh Anthropic

Fitur baru ini bekerja dengan cara mengevaluasi kemampuan percakapan pengguna secara langsung. Google Translate akan meminta Anda mengulang frasa tertentu melalui mikrofon perangkat. Setelah itu, sistem memberikan penilaian instan terhadap kualitas suara dan kejelasan bicara Anda.

Teknologi ini menggunakan model machine learning canggih untuk mendeteksi kesalahan kecil. Pengguna akan menerima tips spesifik untuk memperbaiki aspek pengucapan, termasuk penekanan suku kata dan intonasi. Saat ini, fitur tersebut sudah tersedia di Amerika Serikat dan India untuk bahasa Inggris, Spanyol, serta Hindi.

Skor Akurasi dan Evaluasi Berbasis AI

AI berperan penting dalam memberikan skor yang objektif bagi setiap sesi latihan. Pengguna tidak hanya sekadar menerjemahkan kata, tetapi juga belajar cara menyuarakannya dengan benar layaknya penutur asli. Sistem ini memberikan konteks tambahan yang memperkaya proses pembelajaran bahasa secara mandiri.

Evolusi Google Translate Selama Dua Dekade

Selama lebih dari 20 tahun, layanan ini telah berevolusi dari sekadar alat peramban web menjadi aplikasi seluler yang esensial. Google kini mendukung hampir 250 bahasa di seluruh dunia. Integrasi dengan Google Lens bahkan memungkinkan pengguna menerjemahkan teks langsung melalui kamera ponsel.

Data menunjukkan bahwa pasangan bahasa Inggris ke Spanyol tetap menjadi yang paling populer. Namun, minat terhadap pasangan bahasa Inggris ke Indonesia juga menunjukkan tren yang sangat tinggi. Selain itu, Google mencatat bahwa ungkapan tentang rasa terima kasih dan kasih sayang menjadi kalimat yang paling sering diterjemahkan secara global.

Halaman Selanjutnya
img_title