Media Arab Saudi Soroti Jay Idzes dan Verdonk, Sebut Ole Romeny Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
- Sassuolo Official
Gadget – Menjelang laga sengit Timnas Indonesia vs Arab Saudi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, media asal Arab Saudi, Aawsat, menyoroti pemain naturalisasi seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, hingga Nathan Tjoe-A-On. Mereka menilai kehadiran pemain-pemain ini telah mengubah wajah skuad Garuda menjadi lebih kompetitif dan ambisius.
Pertandingan akan berlangsung di Jeddah pada Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, di mana pasukan Patrick Kluivert akan berjuang mempertahankan peluang lolos setelah sebelumnya sukses menaklukkan lawan berat di fase sebelumnya. Tiga hari berselang, Indonesia dijadwalkan melawan Irak dalam laga penting yang menentukan nasib di grup ini.
Meski tidak diunggulkan—karena menurut data Footy Rankings, peluang Indonesia untuk lolos hanya sekitar 5 persen—namun skuad Garuda kini lebih matang dan berpengalaman. Mereka juga membawa semangat tinggi setelah menang 2-0 atas Arab Saudi di Jakarta pada November 2024 lalu.
Media Arab Soroti Generasi “Eropa” Timnas Indonesia
Dalam laporannya, Aawsat menulis bahwa kekuatan Timnas Indonesia saat ini tidak bisa diremehkan. Menurut mereka, pemain-pemain naturalisasi asal Eropa seperti Jay Idzes (Sassuolo), Calvin Verdonk (Lille), Kevin Diks (yang salah disebut masih di Fiorentina, padahal kini di Borussia Monchengladbach), dan Nathan Tjoe-A-On (Willem II) telah membawa level permainan Indonesia ke standar yang lebih tinggi.
“Sebuah generasi pemain dari Eropa menginspirasi Indonesia untuk meraih mimpi berusia 87 tahun,” tulis Aawsat.
“Tim Garuda kini memiliki moral lebih tinggi dibanding The Green Falcons,” lanjut media itu.
Pernyataan tersebut merujuk pada ambisi besar Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah modern mereka.
Dalam konferensi pers resmi, Jay Idzes juga menegaskan pentingnya fokus dan determinasi di laga tandang kali ini.
“Kami tahu laga akan berat, namun tidak mustahil. Tahun lalu kami bermain imbang di sini, dan kini kami lebih konsisten. Kami akan berjuang hingga akhir untuk meraih mimpi di kualifikasi,” ujar sang kapten.
Vonis Media Arab soal Ole Romeny dan Lini Depan Garuda
Selain menyoroti Idzes dan Verdonk, Aawsat juga menyinggung Ole Romeny, striker Timnas Indonesia yang kini bermain untuk Oxford United. Dalam laporan mereka, disebutkan bahwa Romeny kemungkinan absen karena cedera, dan hal ini dianggap sebagai kerugian besar bagi lini depan Garuda.
“Indonesia tidak akan diperkuat striker Oxford United Ole Romeny karena cedera, yang membuka jalan bagi Ramadhan Sananta untuk memimpin serangan dengan dukungan Egy Maulana Vikri, salah satu top skor tim,” tulis Aawsat.
Meski begitu, kabar ini belum sepenuhnya akurat. Faktanya, Romeny sudah mulai kembali berlatih dan masih mungkin tampil, meski kondisinya belum 100 persen. Ia belum tampil dalam pertandingan resmi sejak mengalami cedera pada Juli lalu saat uji coba antara Oxford United dan Arema FC.
Situasi ini membuat Patrick Kluivert harus berhati-hati dalam menentukan opsi di lini depan. Dengan kemungkinan absennya Romeny, sosok Ramadhan Sananta bisa menjadi pilihan utama, sementara Marselino Ferdinan dan Egy Maulana Vikri diproyeksikan sebagai pendukung serangan.
Laga melawan Arab Saudi di Jeddah diprediksi akan berlangsung sengit. Tim tuan rumah bertekad membalas kekalahan di Jakarta tahun lalu, sementara Timnas Indonesia ingin mempertahankan tren positif dan menjaga asa menuju Piala Dunia 2026.
Meski publik Arab Saudi menganggap Indonesia bukan lawan utama, media setempat mengakui bahwa skuad Kluivert kini lebih solid, disiplin, dan bermental tinggi. Kekuatan fisik serta adaptasi taktik menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan besar di laga tandang ini.
Beberapa pemain kunci seperti Jay Idzes, Verdonk, dan Nathan Tjoe-A-On akan menjadi tulang punggung di lini belakang, sementara Rachmat Irianto, Marselino Ferdinan, dan Egy Maulana akan menopang serangan dari lini tengah.
Meski peluang secara statistik masih kecil, semangat dalam skuad Timnas Indonesia tetap membara. Dukungan publik, pengalaman dari pemain-pemain Eropa, dan pendekatan taktik Patrick Kluivert diharapkan mampu menjadi pembeda di laga-laga krusial.
Jika mampu mencuri poin dari Arab Saudi atau Irak, langkah Garuda menuju sejarah baru akan semakin terbuka. Media Arab pun kini tak lagi memandang remeh — mereka mulai melihat Indonesia sebagai tim yang punya karakter dan potensi nyata di Asia.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |