Kriteria Pelatih Baru Timnas Indonesia Terungkap, PSSI Tak Lagi Terpaku pada Asal Negara

Erick Thohir
Sumber :
  • tvonenews.com

Pernah Jadi Musuh Publik di Piala Dunia, Kini Masuk Radar PSSI - Ini Profil John Herdman

Bukan Sekadar Ahli Taktik, Tapi Sosok yang Adaptif dan Dekat dengan Budaya

Menariknya, PSSI menegaskan bahwa pelatih baru Timnas Indonesia tidak hanya dinilai dari kemampuan taktik di lapangan. Lebih dari itu, pelatih ideal harus mampu beradaptasi dengan budaya Indonesia serta dekat dengan pemain dan suporter.

Pelatih U-17 Naik Pangkat! Nova Arianto Diproyeksikan untuk Timnas Indonesia Senior

“Pelatih harus bisa berhubungan dengan komunitas, memahami karakter pemain Indonesia, dan bisa menyatu dengan fansbase. Itu hal yang penting,” jelas Zwiers.

PSSI ingin menemukan sosok yang mampu membangun hubungan emosional, bukan sekadar profesional. Pelatih yang bisa membentuk identitas tim nasional dan menjadikan para pemain bangga mengenakan seragam Garuda.

Pengganti Kluivert Terungkap? Media Vietnam: Kapadze Jadi Arsitek Baru Timnas Indonesia!

Hal ini menunjukkan bahwa federasi tidak hanya mencari figur populer, tetapi pelatih yang benar-benar memahami esensi sepak bola Indonesia — mulai dari pembinaan usia muda, karakter pemain lokal, hingga mental bertanding internasional.


Seleksi Dilakukan dengan Hati-Hati dan Terukur

Dengan berbagai kriteria yang telah dijabarkan, Zwiers memastikan bahwa PSSI tidak akan terburu-buru dalam menentukan pelatih baru Timnas Indonesia. Proses seleksi dilakukan secara matang agar pelatih yang terpilih benar-benar sesuai kebutuhan dan visi jangka panjang.

“Yang kami cari adalah sosok yang sejalan dengan identitas Indonesia dan mampu mengangkat level tim nasional,” tegasnya.

PSSI juga dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah kandidat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun semua masih dalam tahap penjajakan awal dan akan melalui evaluasi mendalam sebelum keputusan final diambil.


Menuju Era Baru Sepak Bola Indonesia

Kriteria yang diungkap PSSI ini menandakan adanya perubahan besar dalam cara pandang federasi terhadap pengembangan tim nasional. Tidak lagi terjebak pada faktor popularitas atau latar belakang negara, tetapi lebih menekankan pada keselarasan visi dan kemampuan beradaptasi dengan sistem sepak bola nasional.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa PSSI ingin membangun sistem yang solid menuju target besar 2030 — tidak hanya mengejar hasil instan, tetapi menyiapkan fondasi jangka panjang bagi generasi sepak bola Indonesia berikutnya.

Dengan proses seleksi yang matang, diharapkan pelatih baru Timnas Indonesia nanti benar-benar mampu membawa Garuda terbang lebih tinggi — tidak hanya di Asia, tetapi juga di panggung dunia.

Halaman Selanjutnya
img_title