Link Video Viral: Taksi Listrik Lawan Kereta Api di Perlintasan Kampung Bandan
- x
Sebuah video kecelakaan lalu lintas kembali menghebohkan jagat media sosial. Kali ini, rekaman memperlihatkan detik-detik taksi listrik Green SM dihantam rangkaian kereta api di perlintasan sebidang kawasan Jakarta Pusat. Insiden tersebut sontak menyita perhatian publik karena memperlihatkan aksi nekat pengemudi yang tetap melintas meski palang pintu sudah tertutup.
Peristiwa ini diketahui terjadi di perlintasan kereta api Jalan Industri, tepatnya di lintas Stasiun Kampung Bandan–Kemayoran. Rekaman yang beredar luas memperlihatkan suasana mencekam ketika sebuah lokomotif langsir melaju dari arah Kemayoran menuju Kampung Bandan. Sementara itu, sang sopir taksi listrik justru memilih terus maju alih-alih berhenti atau mundur untuk menghindari tabrakan.
Dalam video tersebut, terlihat jelas palang pintu sudah menutup akses jalan sebagai tanda kereta akan melintas. Namun demikian, pengemudi taksi tetap memaksakan diri melewati perlintasan. Beberapa detik kemudian, bagian depan mobil langsung dihantam kereta api hingga kendaraan tersebut terseret keluar jalur rel. Sejumlah pengendara sepeda motor yang berada di sekitar lokasi tampak terkejut dan spontan menjauh demi menghindari risiko lanjutan.
Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir taksi listrik dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Meski begitu, kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian depan yang ringsek akibat benturan keras dengan lokomotif.
Kejadian ini semakin ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh akun Instagram Fakta.Indo. Dalam keterangannya, akun tersebut menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025. Unggahan itu pun langsung menuai beragam reaksi dari warganet, mulai dari komentar serius hingga candaan yang menyindir aksi sang pengemudi.
“Pengemudi taksi tetap melintas meski palang pintu sudah tertutup. Akibat benturan keras, bagian depan kendaraan ringsek,” tulis akun tersebut dalam unggahannya yang dikutip pada Jumat, 2 Januari 2026.
Sementara itu, berdasarkan laporan awal dari Pusat Pengendali Operasi Perjalanan Kereta Api (Pusdalopka) Daop 1 Jakarta, palang pintu perlintasan dipastikan berfungsi normal sebelum kejadian berlangsung. Artinya, sistem pengamanan telah bekerja sebagaimana mestinya dan kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pengemudi.